Jumat 03 Januari 2020, 11:15 WIB

Diboyong Juventus, Kulusevksi Mengaku Bahagia

Antara | Sepak Bola
Diboyong Juventus, Kulusevksi Mengaku Bahagia

Twitter @juventusfc
Dejan Kulusevski (kiri) saat menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Juventus

 

REKRUTAN baru Juventus pada jendela transfer Januari, Dejan Kulusevski, mengaku bahagia dikontrak klub Serie A itu dan tidak berpikir dua kali begitu ditawari bergabung dengan Si Nyonya Besar. Kulusevski mengungkapkan telah mempelajari Maurizio Sarri dan membayangkan dirinya sebagai playmaker di Juventus.

Kontrak dia dirampungkan pada Kamis (2/1) malam waktu setempat dengan nilai 35 juta euro plus 9 juta euro dalam bentuk bonus, dari Atalanta, sekalipun selama sisa musim ini bakal dipinjamkan kepada Parma.

"Saya senang sekali, 2020 bisa jauh lebih baik lagi," kata pemain Swedia itu kepada JTV seperti diwartakan laman football-italia.

"Ini hari yang penting bagi saya, teman-teman saya, keluarga saya dan untuk semua orang yang telah bekerja bersama saya."

Baca juga: Tinggalkan Juventus, Perin Kembali ke Genoa

Selama dipinjamkan kepada Parma, pemain berusia 19 tahun itu sudah mencetak empat gol dan tujuh assist dalam 17 kali penampilan di Serie A.

Kulusevski saat ini bermain dalam pola 4-3-3 yang diadopsi Parma di bawah asuhan Roberto D’Aversa sehingga pola itu akan cocok untuk dia seperti Sarri di Juve.

“Sarri menuntaskan tugas yang fantastis di Napoli dan Chelsea. Saya sudah mempelajari gaya bermain dia dan saya suka sekali karena bola bergerak cepat, selalu dengan dua sentuhan paling banyak dan pemain saling membantu. Saya ingin maju dan saya kira dia akan membuat saya maju."

Kulusevski juga sangat senang bisa menuntaskan musim panjang sebagai pemain pinjaman di Parma, meretas kepindahan ke Juventus pada Juli sekalipun dia juga dikaitkan dengan Inter, Manchester United, Arsenal, Liverpool, dan Napoli. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More