Kamis 02 Januari 2020, 18:06 WIB

YLKI Apresiasi Kesigapan Layanan Pertamina Saat Banjir

Antara | Megapolitan
YLKI Apresiasi Kesigapan Layanan Pertamina Saat Banjir

Medcom/Dok.Pertamina
Pelayanan Pertaminan melalaui Stasiun Pompa Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta diapresiasi YLKI.

 

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberi apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan Pertamina, yang antara lain melalui pelayanan di berbagai Stasiun Pompa Bahan Bakar Umum (SPBU) ketika terjadi banjir, termasuk di Jakarta. Meski beberapa SPBU tidak bisa maksimal, namun diharapkan Pertamina bisa mengoptimalkan SPBU yang tidak terdampak banjir. 

“Ini untuk menjaga agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Pengurus YLKI Sularsi di Jakarta, Kamis (2/1). 

Di sisi lain, YLKI setuju kebijakan Pertamina untuk tidak memaksimalkan layanan di beberapa SPBU yang terkena banjir. Menurut Sularsi, keputusan Pertamina untuk tidak memaksimalkan layanan di beberapa SPBU terdampak banir tersebut sangat mendesak, yakni karena faktor keamanan. 

“Dari sisi keamanan, pedaman listrik di SPBU bisa kita pahami. Karena dalam kondisi force majeure. Aliran listrik memang harus dipadamkan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” lanjut dia. 

Menurut Sularsi, konsumen bisa memahami terdapatnya sejumlah SPBU yang belum optimal dalam melayani masyarakat. 

Begitupun Sularsi berharap agar Pertamina terus meningkatkan pelayanan. Misalnya saja, dengan mengaktifkan kembali SPBU Mobile, seperti pernah dilakukan pada saat moment Idul Fitri di sejumlah ruas tol. Masalahnya, menghadapi kondisi darurat pihak operator bisa menggunakan cara manual, tak perlu menyalakan pompa SPBU. 

“Selain itu, perlu adanya informasi kepada masyarakat titik-titik mana SPBU yang tak bisa beroperasi. Informasi ini kemudian disosialisasikan ke berbagai media dan media sosial agar bisa diakses oleh seluruh masyarakat,” tutup Sularsi. 

Ketika banjir Jakarta awal tahun ini, Pertamina memang terus memberikan layanan kepada masyarakat melalui SPBU-SPBU. Hanya saja, untuk beberapa SPBU, Pertamina tidak memaksimalkan layanan tersebut, karena alasan keamanan.

Hingga Kamis, 2 Januari 2020 pukul 13.00 WIB, tercatat 14 SPBU dari 741 SPBU yang tersebar di Jakarta belum optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat karena tergenang banjir dengan alasan safety. (Antara/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More