Kamis 02 Januari 2020, 17:06 WIB

BPBD Solo Siap Antisipasi Cuaca Ekstrem

Widjajadi | Nusantara
BPBD Solo Siap Antisipasi Cuaca Ekstrem

MI/Widjajadi
Wali Kota, Surakarta,  FX Hadi Rudyatmo

 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah (Jateng) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mempersiapkan peralatan serta logistik untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di awal tahun ini.

 Apalagi satu sekolah dasar (SD) di kelurahan Mojosongo dan beberapa rumah di kawasan Laweyan sudah mulai  diterjang banjir.

" Saya sudah perintahkan BPBD meningkatkan patroli sungai, sebab curah hujan sejak akhir tahun semakin meningkat.Persis di  penghujung tahun 2019, SDN 78 Sabrang Lor diterjang banjir akibat tersumbatnya aliran air dari drainase mestinya menuju Kali Anyar. Bahkan di Laweyan juga sudah terjadi luapan Kali Jenes yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo," papar Wali Kota, Surakarta,  FX Hadi Rudyatmo, Kamis (2/1).

Pada musim penghujan awal 2019 ini, BPBD Kota Surakarta sudah memetakan daerah rawan banjir.

" Curah hujan yang meningkat di awal tahun ini memang harus disikapi serius.Kami sudah petakan daerah yang perlu mendapat prioritas pengawasan" ungkap Kepala BPBD Kota Eko Prajudhi.

Ada sedikitnya enam kampung di DAS ( daerah aliran sungai ) Bengawan Solo yang dipetakan sebagai wilayah rawan banjir, yakni kampung Pajang, Laweyan, Joyontakan, Semanggi, Sewu, dan Pucangsawit .

Menurut Eko, selain menyiapkan logistik,  peralatan SAR, dan relawan, BPBD juga sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk mengontrol ketinggian muka air sungai saat berlangsung hujan dari wilayah hulu Bengawan Solo.

" Koordinasi ini penting, meski di sejumlah wilayah rawan banjir juga sudah dipasang sistem peringatan dini (EWS) banjir. Apalagi kelengkapan piranti pengawas ada pada BBWSBS, terutama memprediksi waktu tempuh air dari hulu yang meluap," kata dia.

BPBD Kota Surakarta juga menggalang kerjasama dengan Lurah berikut perangkatnya, dalam upaya memudahkan proses evakuasi, dan pendirian posko banjir, jika bencana itu datang.

" Yang jelas terkait kebencanaan kita sudah siap piranti keras, relawan dan juga logistik, yang akan dikeluarkan saat terjadi bencana alam tahun 2020 ini," tandas Eko sekali lagi.

Terkait memgantisipasi bencana banjir pada musim pebghujan awal tahun, Komisi IV DPRD Kota Surakarta pada Jumat (3/1) juga akan melakukan oeninjauan ke SDN 78 Sabrang Lor yang baru saja diterjang banjir.

" Besok (Jumat,3/1) Komisi IV akan sidak ke sejumlah sekolah yang terdampak bencana banjir pada penghujung tahun 2019," papar Ketua DPRP Kota Surakarta, Budi Prasetio. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More