Kamis 02 Januari 2020, 13:12 WIB

BEI Sambut Instruksi Jokowi, Komitmen Lindungi Investor

Ihfa Firdausya | Ekonomi
BEI Sambut Instruksi Jokowi, Komitmen Lindungi Investor

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama
ilustrasi

 

DIREKTUR Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi menyambut baik instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembersihan saham-saham gorengan di pasar modal Indonesia. Menurutnya, BEI sebagai otoritas di pasar modal Indonesia berusaha menjaga spirit dalam melindungi investor, terutama para pemegang saham minoritas.

"Perlindungan kepada investor minoritas terus menjadi filosofi seluruh ketentuan pengaturan baik di tingkat pasar modal, di aturan OJK, maupun aturan pelaksanaannya," ujar Hasan saat ditemui seusai acara pembukaan perdagangan di BEI, Jakarta, Kamis (2/1).

Baca juga: Ini 3 Langkah OJK Tingkatkan Investor Pasar Modal

BEI, lanjutnya, juga menjaga bursa dari praktik manipulasi pasar. Dalam hal ini adalah kewajaran dalam bertransaksi termasuk penciptaan harga yang benar-benar murni.

"Kami di bursa punya direktorat khusus untuk pengawasan transaksi. Demikian juga otoritas kita di OJK punya deputi komisioner departemen dan direktur yang khusus mengawasi transaksi," jelas Hasan.

Tujuannya untuk menghilangkan praktik yang menciptakan harga tidak wajar melalui kemungkinan manipulasi harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab" imbuhnya.

Selama 3 hingga 4 bulan ke belakang, kata Hasan, BEI, OJK, juga Kemenkeu telah menindak tegas para manipulator laporan keuangan.

"Terutama (manipulasi) oleh perusahaan publik yang bisa menyebabkan misleading kebijakan dan strategi dari investor, terutama yang minoritas yang tidak mengetahui informasi," ungkapnya.

"Pesan presiden akan jadi pegangan kami untuk terus menjaga secara preventif agar praktek ini tidak terjadi," pungkas Hasan.

Baca juga: Hindari Sengatan Listrik, PLN Pulihkan Listrik Jika Surut 100%

Sebelumnya, Jokowi mengimbau BEI dan OJK untuk membersihkan praktik saham gorengan di pasar modal Indonesia. Menurut Jokowi, praktik manipulasi pasar dan transaksi keuangan yang menjurus pada kecurangan (fraud) harus ditindak tegas.

"Kepercayaan yang begitu besar dari berbagai pihak harus kita jaga. Saya berpesan dan mendukung agar otoritas bursa, OJK dan BEI, segera membersihkan bursa dari praktik-praktik jual beli saham yang tidak benar," ujar Jokowi. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More