Rabu 01 Januari 2020, 21:30 WIB

Kiat Menjaga Piaraan Aman Saat Banjir

Fathurrozak | Weekend
Kiat Menjaga Piaraan Aman Saat Banjir

Unsplash/ Camylla Batani
Jika anda memerlukan evakuasi saat banjir maka hal sama berlaku untuk hewan peliharaan.

BANJIR besar yang melanda wilayah Jabodetabek hari ini menjadi musibah berat bagi warga. Buat sebagian orang, upaya evakuasi atau rencana mengungsi menjadi kian rumit karena hewan peliharaan. Tidak jarang rumah kerabat, rumah teman, atau bahkan penginapan yang dituju ternyata kurang berkenan atau tidak membolehkan membawa binatang.

 

Sebagai antisipasi untuk kerepotan berulang di masa mendatang, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan berdasar informasi yang dihimpun dari redcross.org:

 

1.    Buat Rencana Evakuasi

 

Selain membuat rencana evakuasi untuk diri sendiri dan keluarga, anda juga harus memikirkan rencana evakuasi hewan peliharaan. Maka anda perlu mukai mengumpulkan informasi mengenai 

hotel dan penginapa di sepanjang rute evakuasi Anda yang akan menerima hewan peliharaan dalam keadaan darurat. 

 

Hubungi dulu untuk pemesanan jika kemungkinan perlu mengungsi. Tanyakan apakah tidak ada kebijakan hewan peliharaan yang dapat diabaikan dalam keadaan darurat.

 

Ketahui teman, kerabat, fasilitas asrama, tempat penampungan hewan, atau dokter hewan yang dapat merawat hewan Anda dalam keadaan darurat. Siapkan daftar dengan nomor telepon.

 

Meskipun peliharaan Anda mungkin lebih nyaman bersama, bersiaplah untuk tinggal sementara secara terpisah. Sertakan hewan peliharaan Anda dalam latihan evakuasi sehingga mereka terbiasa memasuki dan bepergian dengan yang akan membawa mereka dengan tenang.

 

Banyak tempat perlindungan hewan peliharaan membutuhkan bukti vaksinasi saat ini untuk mengurangi penyebaran penyakit. Pastikan bahwa vaksinasi hewan peliharaan Anda mutakhir. Selain itu, pastikan semua anjing atau kucing mengenakan kalung dengan pengidentifikasian terbaru yang dikencangkan dengan aman. 

 

2.    Menyusun Perlengkapan Darurat

 

Siapkan tas khusus berisi perlengkapan darurat Anda dan peliharaan, atau simpan di tas terpisah. Simpan barang-barang tersebut di tempat yang mudah dijangkau dan simpan di wadah yang kokoh agar mudah dibawa.

 

Perlengkapan harus mencakup: kalung, tali pengikat, atau pembawa yang kokoh untuk mengangkut hewan peliharaan dengan aman dan memastikan mereka tidak bisa melarikan diri.

 

Bawa pula makanan, air minum, mangkuk, wajan kucing, dan pembuka kaleng manual jika Anda membawa makanan kaleng. Obat-obatan dan salinan catatan medis yang disimpan dalam wadah tahan air, dan perlengkapan P3K.

 

Buat foto terkini diri anda bersama hewan peliharaan. Hal ini berguna untuk pencarian seandainya hewan anda terpisah. Banyak hewan peliharaan yang mirip maka foto ini akan membantu untuk mempersempit ciri si binatang berbulu kesayangan anda. 

 

Buat catatan atau memori Informasi tentang jadwal makan, kondisi medis, masalah perilaku, nama dan nomor dokter hewan Anda. Bila mudah dibawa, sertakan pula tempat tidur dan mainan mereka dalam perlangkapan yang anda bawa.

 

3.    Bantu Pulihkan Perilaku

 

Perilaku hewan peliharaan Anda dapat berubah secara dramatis setelah bencana, bisa menjadi agresif atau defensif. Waspadai kenyamanan mereka, dan lindungi dari bahaya untuk memastikan keselamatan orang lain dan hewan.

 

Awasi hewan Anda dengan cermat dan berada langsung di bawah kendali Anda. Hewan peliharaan bisa saja menjadi bingung, terutama jika bencana telah mempengaruhi penanda aroma yang biasanya memungkinkan mereka untuk menemukan rumah mereka. 

 

Waspadai bahaya yang berhubungan dengan hidung dan kaki atau kuku, terutama puing-puing, bahan kimia yang tumpah, pupuk, dan zat-zat lain yang mungkin tidak berbahaya bagi manusia. Konsultasikan dengan dokter hewan Anda jika ada masalah perilaku. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More