Rabu 01 Januari 2020, 12:45 WIB

Hidup Lebih Sehat Mampu Atasi Masalah Persendian

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Hidup Lebih Sehat Mampu Atasi Masalah Persendian

Dok. Imedco
Ilustrasi penyakit persendian

 

PENYAKIT persendian Osteroathritis dan Reumatoid kerap diperbincangkan karena makin banyak diderita di dunia. Data OARSI (Osteoarthritis Research Society International) mencatat, penderita Osteroarthritis diderita 9,6% pria dan 18% wanita dengan usia di atas 60 tahun.

Sedangkan reumatoid diderita 1% populasi dunia. Dengan perkiraan ada 8 miliar penduduk Bumi, maka penderita di seluruh dunia untuk masalah persendian ada sekitar 80 juta orang.

Head of Medica Imedco Venni Carolina mengatakan, masalah persendian bukan cuma dialami saat usia lanjut usia, tapi juga diusia muda yang dibarengi dengan gaya hidup tidak sehat, seperti kegemukan konsumsi makanan cepat saji berlebihan.

Venni mengibaratkan sendi seperti sebuah engsel pintu, pada engsel ada bantalan yang membuat besi tidak bergesekan langsung dan ada juga pelumas yang membuat lancar pergerakan engsel dan membuat bantalan tidak cepat karat.

"Demikian halnya dengan sendi, bantalan antar tulang dan pelumas sendi perlu ada agar tidak nyeri,” katanya dalam keterangan tertulis.

Karena itu, gaya hidup sehat dengan memperhatikan pola makan sehingga nutrisi terdistribusi dengan baik, juga aktivitas yang tidak membebankan persendian terus-menerus, harus diperhatikan. 

Baca juga :Jaga Sendi Sehat, Ikuti Lima Kiat Ini

Masalah persendian  jelas Venni  biasanya terkait dengan Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis. Gejala keduanya hampir sama dan dapat menyebabkan kerusakan sendi yang sangat fatal. 

Rheumatoid Arthritis adalah penyakit autoimmune, dimana kondisi immune dalam tubuh menyerang tubuhnya sendiri dan menyebabkan inflamasi. Sedangkan Osteoarthritis disebabkan banyak faktor, diantaranya faktor usia, obesitas, cidera hebat pada lutut, scoliosis dan cacat lahir. 

Umumnya masalah sendi diatasi dengan memakai bahan glukosamin, kondroitin dan MSM. Ketiganya merupakan obat bebas untuk masalah persendian. Namun, glukosamin diketahui masih mengandung gula, sedangkan kondroitin dan MSM sendiri belum jelas secara riset ilmiah selain hanya sebagai pereda nyeri. 

Imedco sebagai sebuah perusahaan yang berkolaborasi dengan berbagai perusahaan multinasional papan atas pun meluncurkan Yusitu untuk mengatasi masalah persendian. 

Selain bebas gula, Yusitu juga menyembuhkan masalah persendian dengan kemampuan dua kali lebih cepat dan efisien dibanding glukosamin. 

"Penemuan ini disebut Undernatured Type II Collagen yakni sebuah zat yang bisa memperbaiki sendi sendi yang rusak dan juga sekaligus memberikan nutrisi dan mineral yang cukup. Karena sifatnya mengobati penggunanya pun bebas dari kecanduan ketika sudah sembuh," ujar Venni.

Venni menegaskan, Yusitu hanya perlu dikonsumsi 1 kaplet per hari bagi penderita masalah persendian. (RO/OL-7)

Baca Juga

MEDIA INDONESIA/ Yose Hendra

Kemendikbud Berkomitmen Perjuangkan Hak Para Pendidik

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 25 November 2020, 10:05 WIB
Guru dan pendidik adalah garda terdepan pendidikan. Sudah sepantasnya hak-hak mendapat perhatian negara dan untuk...
ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Menristek Apresiasi Kolaborasi Indonesia-Belanda di Sektor Riset

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 25 November 2020, 10:05 WIB
Kolaborasi riset adalah salah satu mekanisme fundamental dalam upaya mempromosi kerja sama inovasi dan mempertemukan para peneliti dari...
ANTARA/ Maulana Surya

Pandemi Covid-19 Jadi Laboratorium Mental dan Budaya Inovasi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 25 November 2020, 09:50 WIB
Pembelajaran daring membutuhkan kreativitas dan inovasi tersendiri. Sekolah di Indonesia sejak Maret 2020 menyelenggarakan pembelajaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya