Rabu 01 Januari 2020, 18:31 WIB

BNPB Catat 9 Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Jabotabek

Sri Utami | Megapolitan
BNPB Catat 9 Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Jabotabek

MI/Gana Buana
Banjir di wialayah Jabodetabek

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya sembilan korban meninggal dunia dari bencana banjir dan tanah longso di wilayah Jabodetabek, Selasa (31/12/2019) dan Rabu (1/1/2020).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah yang berpotensi banjir agar segera mencari tempat aman atau evakuasi.

“Yang penting selamatkan jiwa terlebih dahulu," ujarnya dalam keterangan tertulis  Rabu (1/1).

Baca juga : Sampai Petang ini 3 Ribu Gardu Listrik di Jabodetabek Masih Padam

Dia merinci dari sembilan korban meninggal tersebut empat di antaranya warga DKI Jakarta.

Berikut nama-nama korban.

1. M Ali (82), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia)

2. Siti Hawa (72). Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia)

3. Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia)

4.Rumsin ah (68), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)

5. N (8), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)

6. Amelia (27), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)

7. Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai 2, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor (Korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul).

8. Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesetrum listrik

9. Ibu Kusmiyati (30 thn), korban tertimpa tanah longsor, Tanah Sereal, Kota Bogor.

(OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More