Rabu 01 Januari 2020, 16:56 WIB

Menpora Targetkan Indonesia Raih Lebih dari 1 Emas di Tokyo

Despian Nurhidayat | Olahraga
Menpora Targetkan Indonesia Raih Lebih dari 1 Emas di Tokyo

Antara/Nova Wahyudi
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menargetkan kontingen Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo dapat melebihi pencapaian satu medali emas dan 2 medali perak di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Untuk menunjang target tersebut, Zainudin mengatakan akan mendatangkan pelatih kelas dunia untuk cabang olahraga yang telah meloloskan atletnya maupun cabor yang sedang berjuang di fase kualifikasi.

"Yang akan dipersiapkan ke depan, tentu kita akan mempersiapkan sebaik mungkin kontingen kita, sekarang sudah ada yang lolos kualifikasi dan ada yang sedang berjuang untuk lolos kualifikasi. Saya sudah diberitahu oleh Ketua NOC (Komite Olimpiade Indonesia) bahwa kita akan membawa pelatih-pelatih terbaik dunia untuk melatih kontingen Indonesia," ungkapnya di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (31/12).

Seperti yang diketahui, saat ini Indonesia baru meloloskan enam atlet dari tiga cabang olahraga yakni panahan, angkat besi, dan menembak.

Baca juga : Tiongkok Dukung Indonesia jadi Tuan Rumah olimpiade 2032

Sementara itu, sebanyak 74 atlet dari 16 cabor yang diantaranya ialah bulu tangkis, atletik, renang, bola voli putri dan lainnya sedang mempersiapkan diri untuk lolos kualifikasi Olimpiade 2020 yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang.

Di sisi lain, Olimpiade 2020 Tokyo juga akan dijadikan ajang Indonesia mempromosikan dirinya sebagai bakal calon tuan rumah Olimpiade 2032. Zainudin menegaskan, pihakanya akan mengampanyekan kesiapan Indoensia menggelar multiajang olahraga terbesar di dunia itu.

"Kami juga akan akan membahas lebih lanjut mengenai persiapan dan kesiapan kita sekaligus apa yang kita sudah lakukan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032," pungkas Zainudin. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More