Selasa 31 Desember 2019, 18:33 WIB

Kementan akan Tambah Fasilitas Pendingin di TTIC

Andhika prasetyo | Ekonomi
Kementan akan Tambah Fasilitas Pendingin di TTIC

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Toko Tani Indonesia Center

 

SETELAH dinilai mampu menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di sepanjang tahun ini, Kementerian Pertanian masih akan melakukan berbagai upaya lanjutan guna meneruskan capaian positif tersebut.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperbanyak tempat penyimpanan yang dilengkapi mesin pendingin atau cold storage di Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

Fasilitas tersebut akan mampu menampung stok pangan dalam waktu yang cukup lama. "Hasil-hasil produksi dari musim panen bisa disimpan sebagai stok penyangga dan digunakan ketika produksi mulai menipis," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi di Jakarta, Selasa (31/12).

Hingga saat ini, dari 32 TTIC yang mewakili tiap-tiap provinsi di Tanah Air, baru 17 unit yang sudah memiliki fasilitas pendingin. Salah satu daerah yang sangat membutuhkan cold storage adalah Wamena, Papua, untuk menyimpan stok pangan seperti sayur mayur.

"Maka dari itu, peningkatan kapasitas cold storage akan jadi fokus pada 2020. Itu sangat diperlukan untuk menampung komoditas yang memiliki tingkat produksi melimpah," tuturnya.

Sepanjang 2019, transaksi yang dibukukan di seluruh TTIC mencapai Rp115,3 miliar. Adapun, di toko tani tingkat regional, transaksi yang terjadi sebesar Rp67,8 miliar dan melalui toko tani e-commerce sebesar Rp47,5 miliar.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More