Senin 30 Desember 2019, 15:16 WIB

PKS Tampik Adanya Pembagian Cawagub DKI dengan Gerindra

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
PKS Tampik Adanya Pembagian Cawagub DKI dengan Gerindra

MI/ Insi Nantika Jelita
Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta Muhammad Arifin

 

KETUA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Muhammad Arifin menampik adanya kesepakatan antara pihaknya dengan Partai Gerindra soal kursi calon wakil gubernur (cawagub). Menurutnya, Fraksi PKS masih mempertahankan dua nawa cawagub dari pihaknya.

"Belum, belum ada kesepakatan. Kalau dari PKS masih yang lama. Kita belum dapat informasi dari DPP bahwa dua nama itu akan dianulir. Jadi, bagi kami di fraksi masih menganggap dua nama yang lama," ujar Arifin saat ditemui diruang kerjanya, Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (30/12).

Dua nama calon lama dari PKS itu ialah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto. Namun sudah lebih dari setahun pemilihan tersebut tak kunjung menemukan titik terang.

Bola keputusan, kata Arifin, berada di tangan pimpinan pusat PKS. Saat ini mereka belum memastikan. Ia juga menanggapi soal nama cawagub dari Gerindra yang menjadi calon terkuat yang dipilih, yakni Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria.

Arifin mengatakan bisa saja nama Riza gugur jika pimpinan pusat PKS tidak menyetujui nama tersebut.

"Oh iya dong (bisa gugur), ini kan kesepakatan dua partai pengusung. Jadi, kalau PKS tidak sepakat, tidak tandatangan tidak bisa juga diajukan. Kami masih menunggu kebijakan dari DPP PKS," jelas Arifin.

Diketahui, ada empat nama cawagub anyar yang diajukan partai Gerindra ke PKS, yakni Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Gerindra Ferry J Juliantono, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Gerindra ngotot menyodorkan nama cawagub dari pihaknya karena ingin segera mendapatkan wagub pendamping Gubernur Anies Baswedan, yang ditinggal Sandiana Uno sejak Agustus 2018 lalu. Sandi kala itu mengikuti Pilpres mendampingi Prabowo Subianto. (OL-4)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Pernyataan tak Ada Klaster di Petamburan Dinilai Terlalu Prematur

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 25 November 2020, 08:54 WIB
"Pernyataan itu tidak bertanggung jawab. Itu terlalu prematur untuk mengatakan tidak ada klaster dari massa Rizieq Shihab di beberapa...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Tingkatkan SDM, Pemprov DKI Dukung Program Seribu Sarjana

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 November 2020, 06:49 WIB
Pemprov DKI Jakarta mendukung program tersebut karena bertekad terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, antara lain melalui sektor...
Diskominfotik DKI

Anies Lantik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 November 2020, 06:10 WIB
Pemerintahan modern selalu mengedepankan prinsip keterbukaan informasi, khususnya dalam perumusan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya