Senin 30 Desember 2019, 14:27 WIB

Walhi dan Nelayan Demo Tambang Laut Rusak 5.270 Ha Terumbu Karang

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Walhi dan Nelayan Demo Tambang Laut Rusak 5.270 Ha Terumbu Karang

MI/Rendy Ferdiansyah
Nelayan didukung Walhi melakukan aksi demo di depan DPRD Bangka Belitung terkait aktivitas penambangan laut merusak terumbu karang.

 

AKTIVITAS penambangan laut pasir timah baik legal maupun ilegal di perairan Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengakibatkan 5.270 hektar terumbu karang rusak hingga mati. Hal tersebut disampaikan Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Jessix Amundian dalam aksi demo selamatkan Ekositem Pesisir, Zona Tangkap Nelayan Zero Tambang di Gedung  DPRD Babel, Senin (30/12/2019).

Ia mengatakan perairan pesisir laut Babel memiliki sumber pangan laut yang melimpah, dengan potensi perikanan tangkap dari 16.240 nelayan yang  mencapai 1.059.000 ton/tahun. Namun sayangnya menurut Jessix maraknya aktivitas Ponton Isap Ilegal dan Kapal Isap Produksi (KIP) membuat tidak kurang 5.270 hektar terumbu karang mati akibat sedimentasi lumpur dari aktivitas tambang laut tersebut.

"Setiap 1 km terumbu karang sehat ini dapat menghasilkan 20 ton ikan sebagai sumber pangan bagi 1.200 orang masyarakat pesisir. Rusaknya ribuan hektar terumbu karang ini dalam 5-6 tahun belakangan ini menyebabkan produksi hasil tangka nelayan menurun," kata Jessix.

Selain itu, lanjutnya keberadaan KIP di perairan Babel seperti di Pantai Matras Bangka mengakibatkan munculnya konflik tambang antara nelayan dan  penambang. Untuk itu, ia menilai dokumen finalisasi Raperda Rencana Zonari Wilayah Pesisir, Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) tidak mempertimbangkan fakta-fakta tersebut sehingga tetap memasukan alokasi ruang terhadap ratusan ribu hektar IUP tambang di perairan Laut Babel.

baca juga: Dugaan Korupsi Tong Sampah, Kontraktor Diberhentikan

"RZWP3K ini masih tumpang tindih antara zona tangkap dengan zona tambang dan zona migrasi mamalia laut. Untuk itu RZWP3K ini belum memberikan keadilan bagi nelayan kecil di babel," ujarnya.

Usai berorasi, ratusan nelayan dan masyarakat diterima dan bertatap muka dengan wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi, Wakil Ketua Muhammad Amin dan wakil Gubernur Babel Abdul Fatah di ruang sidang Paripurna DPRD Babel. Sedangkan Gubernur Babel  Erzaldi Rosman Djohan berada di Jakarta menghadiri acara Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Depi Gunawan

Anggaran Rp280 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan Bandung Barat

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 25 November 2020, 11:48 WIB
Pemkab Bandung Barat merencanakan akan memulai pengerjaan proyek infrastruktur jalan pada Januari 2021. Total anggaran yang...
Istimewa

Masyarakat Perlu Diberi Pemahaman Tentang Program Kesehatan Gratis

👤Denny Susanto 🕔Rabu 25 November 2020, 11:11 WIB
Masyarakat perlu mendapat informasi menyeluruh dan pemahaman tentang program layanan kesehatan gratis, guna menghindari persepsi negatif...
ANTARA FOTO/Aji Styawan

Pelanggaran Prokes masihTerjadi di Daerah

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 25 November 2020, 11:07 WIB
Pelanggaran protokol kesehatan covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Tengah masih tinggi. Pelanggar saat ini wajib rapid test. Bila...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya