Senin 30 Desember 2019, 10:04 WIB

Pasar Johar Semarang Siap Ditempati Pedagang

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pasar Johar Semarang Siap Ditempati Pedagang

Dok. Kemen PU-Pera
Pasar Johar Semarang usai direnovasi

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) telah merampungkan revitalisasi Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.

Pasar bersejarah yang juga terdaftar sebagai cagar budaya Kota Semarang itu sudah bisa digunakan dan siap ditempati para pedagang.

"Sekarang sedang tahap pemilihan pedagang yang akan masuk mengisi pasar. Itu menjadi tugas pemerintah kota. Mereka masih terus berkomunikasi dan bermufakat dengan para pedagang," ujar Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono melalui keterangan resmi, Senin (30/12).

Pemilihan harus dilakukan lantaran kapasitas pasar setelah rehabilitasi tidak mampu menampung seluruh pedagang. Sedianya, dengan ukuran yang ada, idealnya Pasar Johar hanya mampu menampung empat ribu pedagang.

Namun, karena sebelumnya tidak diatur dengan baik, pasar tersebut diisi sampai tujuh ribu pedagang.

"Kami harap pemilihan bisa berjalan adil sehingga masyarakat tidak dirugikan. Terlebih, revitalisasi ini dilakukan dengan dana APBN," tuturnya.

Baca juga: Presiden Tinjau Kota Lama Semarang

Sejak lama, Pasar Johar telah menjadi denyut nadi perekonomian Jawa Tengah. Sebelum direvitalisasi, kondisi pasar yang dibangun pada 1930-an oleh arsitek Belanda Herman Thomas Karsten telah mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Revitalisasi pun dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya melibatkan pemerintah daerah.

"Kios-kios untuk para pedagang terbuat dari kayu yang dipernis cokelat sehingga kesan klasik sangat terlihat. Selain itu, tiang-tiang penyangga atap bangunan yang dulu terlihat lapuk, kini sudah direvitalisasi kembali dengan sebagian tiang yang diekspos sesuai bentuk asli," jelas Basuki.

Kelengkapan lain yang sudah ditambah yaitu genset, sistem drainase, alat pemadam kebakaran ringan (APAR) dan CCTV di setiap sudut bangunan.

"Diharapkan dengan selesainya revitalisasi, para pedagang dapat kembali berjualan dengan kondisi yang lebih nyaman. Pasar Johar nantinya juga dapat menjadi objek wisata di Semarang, terlebih lokasinya berdekatan dengan Kawasan Kota Tua yang saat ini juga tengah ditata oleh Kementerian PU-Pera," ucap dia.

Revitalisasi Pasar Johar mulai dilaksanakan sejak Agustus 2018. PT Nindya Karya menjadi pihak yang melakukan konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp146,09 miliar.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More