Minggu 29 Desember 2019, 08:18 WIB

Bus Sekolah Tidak Beroperasi, Anak-Anak Pedalaman Putus Sekolah

Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara
Bus Sekolah Tidak Beroperasi, Anak-Anak Pedalaman Putus Sekolah

Antara
Sudah setahun bus sekolah di Kabupaten Pidie tidak beroperasi tanpa keterangan jelas.

 

WARGA kawasan pedalaman Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabuaten Pidie, Provinsi Aceh, sejak setahun terakhir resah. Sudah setahun ini anak-anak sekolah setingkat SMP dan SMA tidak bersekolah karena tidak adanya bus sekolah. Sebelumnya ada bus sekolah yang melayani anak-anak sekolah yang mengantar ke Pasar Tangse, ibu kota Kecamatan Tangse, Desa Blang Pandak. Namun kemudian bus sekolah itu berhenti beroperasi.

Kendaraan milik Pemkab Pidie itu tidak lagi malayani antar-jemput murid sekolah dari Desa Blang Pandak ke sekolah-sekolah di Kecamatan Tangse. Tidak jelas mengapa pengelola bus rela menelantarkan anak-anak setempat.

"Ada puluhan murid SMP, MTSN, SMA dan MAN yang sebelumnya sekolah ke Ibukota Kecamatan Tangse, sekarang putus sekolah. Ini karena mereka anak miskin yang orang tuanya tidak sanggup menyediakan sepeda motor untuk pergi sekolah" kata Nasrullah, pemuda Desa Blang Pandak, kepada Media Indonesia, Sabtu (28/12/2019).

Setelah setahun lebih bus sekolah tidak aktif, sebagian anak pergi ke sekolah menggunakan sepedamotor pribadi. Lalu ada yang menumpang tinggal di rumah keluarga yang dekat dengan sekolah. Ada juga murid-murid yang akhirnya pindah ke pesantren tradisional. Namun ada yang tidak meneruskan pendidikan.

"Kami kecewa dan prihatin dengan kondisi ini. Tidak tahu apa kendalanya hingga bus sekolah tidak aktif lagi. Padahal anak Blang Pandak juga butuh pendidikan berkualitas," tambah Nasrullah.

baca juga: Seorang Polisi Tewas Saat Berenang di Area Terlarang

Ia berharap Pemkab Pidie segera mengoperasikan lagi bus sekolah karena sangat membantu anak-anak di pedalaman bisa bersekolah di kecamatan. Sebetulnya Pemkab Pidie sudah menyediakan bus sekolah yang menjemput anak-anak yang tinggal cukup jauh dari sekolahan. Berdasarkan kesaksian warga, banyak bus sekolah yang justru untuk membawa rombongan karena diduga dapat uang hasil sewa lebih mahal. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More