Sabtu 28 Desember 2019, 20:50 WIB

Tiongkok Uji Coba Roket Jelajahi Mars 2020

Suryani Wandari Putri | Weekend
Tiongkok Uji Coba Roket Jelajahi Mars 2020

AFP
Peluncuran Long March 5

TAHUN 2020 akan menjadi tahun bersejarah bagi Tiongkok. Pasalnya negara ini akan meluncurkan roket paling kuat di dunia yang direncanakan mengirim penjelajah ke Mars.

Uji coba roket bernama 'Long March 5" ini telah dilakukan 27 Desember pukul 12:45 GMT dan meninggalkan lokasi peluncuran Wenchang di Pulau Hainan dengan membawa satelit uji 20 Shijian. Satelit dikirim ke orbit yang direncanakan setelah 33 menit, menurut kantor berita Tiongkok Xinhua.

Keberhasilan peluncuran Long March 5 membuat program luar angkasa Tiongkok kembali ke jalurnya, setelah upaya pada Juli 2017 gagal saat pertengahan peluncuran. "Itu adalah uji 'teknologi utama yang terkait dengan misi luar angkasa di masa depan," kata  Administrasi Antariksa Nasional Tiongkok yang dilansir dari dailymail.

Tiongkok menjadi satu dari empat negara yang merencanakan misi ke Mars pada 2020. Apalagi Juli merupakan titik di mana Mars dan Bumi berada di posisi terbaik untuk melakukan pendaratan.

Negara lain yang melakukan hal yang sama ialah, Amerika Serikat, misi bersama Eropa dan Rusia, dan misi pertama Uni Emirat Arab (UEA). Amerika mengirimkan penjelajah Mars 2020, Eropa dan Rusia meluncurkan Rosalind Franklin, dan UEA mengirimkan orbiter. Tiongkok berencana membawa tiga kendaraan dari Bumi, dengan misi mencari kehidupan Mars kuno pada 2021.

Tiongkok juga berharap bisa meluncurkan modul inti stasiun ruang angkasa berawak bumi pada 2020. "Roket itu ditugaskan dengan misi-misi penting. Ia akan ditugasi dengan serangkaian misi utama termasuk meluncurkan probe Mars pertama Tiongkok dan penyelidikan bulan Chang'e-5 dan modul inti untuk stasiun ruang angkasa berawak," kata Wu Yanhua, wakil kepala Administrasi Luar Angkasa Tiongkok.

Tiongkok berhasil meluncurkan Long March 5 pertama pada November 2016. Long March 5 mampu mengangkut hingga 25 ton, sebanding dalam kapasitasnya dengan Delta IV Heavy buatan AS dan Proton-M Rusia. (M-3)

Baca Juga

Sz.gov.cn

Akibat Pandemi, Shenzen Larang Warga Makan Kucing hingga Katak

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 02 April 2020, 17:00 WIB
Shenzen merupakan kota pertama di Tiongkok yang menerapkan aturan...
LISA O

Antisipasi Wabah Korona, Justin Bieber Tunda Tur Promo Albumnya

👤Fathurrozak 🕔Kamis 02 April 2020, 16:30 WIB
Album tersebut merupakan album kelimanya dengan single Yummy yang populer di aplikasi Tiktok dan memunculkan tagar...
Instagram @anggy_umbara

Sutradara Ini Jadi Penulis Naskah Acara Komedi "Spontan" Saat SMP

👤Fathurrozak 🕔Kamis 02 April 2020, 15:00 WIB
Ia begitu senang mendapat bayaran Rp300 ribu per...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya