Sabtu 28 Desember 2019, 12:02 WIB

DPR RI: Proses Hukum Pelaku Penyiraman Novel Harus Profesional

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
DPR RI: Proses Hukum Pelaku Penyiraman Novel Harus Profesional

Istimewa/DPR
Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry.

 

POLRI berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penyiraman air keras pada Novel Baswedan. Pelaku merupakan anggota polisi yang masih aktif hingga masa penangkapan.

Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, mengatakan bahwa penegakan hukum pada kedua terduga tersangka harus dilakukan dengan maksimal. Status keanggotaan polisi pada pelaku tidak boleh menjadi hambatan dalam proses hukum yang berjalan nantinya.

"Terlepas dari profil terduga pelaku penyerangan Novel Baswedan yang merupakan anggota Polri aktif, saya berharap koordinasi aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi tidak terganggu," ujar Herman, dalam keterangannya, Sabtu, (28/12).

Herman mengatakan, Polri dan KPK harus tetap solid bergerak memberantas korupsi. Dengan begitu hukum bisa ditegakkan maksimal dan kepercayaan masyarakat pada dua lembaga itu akan meningkat.

Herman mengatakan DPR menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada penegak hukum. Namun, DPR juga akan tetap mengawal agar tidak ada penyelidikan bisa dilakukan hingga tuntas dan secara profesional.

"Tentu kami di Komisi III DPR menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum terhadap kasus Novel tersebut kepada aparat kepolisian, agar bertindak secara profesional," ujar Herman.

Dalam waktu dekat pasca reses, Komisi III DPR juga akan segera menggelar rapat dengan Kapolri. Rapat akan dilakukan guna menggali informasi lengkap dan menyeluruh dari kepolisian serta mengawal agar penyelidikan kasus dilakukan setuntas-tuntasnya. (Pro/OL09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More