Jumat 27 Desember 2019, 19:40 WIB

Netanyahu Menangi Pemilihan Kepemimpinan Partai

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Netanyahu Menangi Pemilihan Kepemimpinan Partai

AFP
Benjamin Netanyahu

 

PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meraup kemenangan 'besar', Jumat (27/12), setelah memenangi kursi kepemimpinan utama yang memastikan ia akan memimpin partai sayap kanannya, Likud, menuju pemilihan umum Maret.

Perdana menteri terlama Israel yang menghadapi dakwaan korupsi dan pemilihan umum ketiga dalam 12 bulan, ini diperkirakan akan mengalahkan saingannya, Gideon Saar, tetapi margin kemenangan yang meyakinkan memperkuat posisinya dalam partai yang telah dikuasainya selama 20 tahun.

Dengan semua suara dihitung, Likud mengumumkan Netanyahu telah mengamankan 72,5%, sementara Saar mendapatkan 27,5%. Sekitar 57.000 anggota Likud memberikan suara.

"Kemenangan besar! Terima kasih kepada anggota Likud atas kepercayaan, dukungan, dan cinta mereka," cuit Netanyahu.

"Dengan bantuan Tuhan dan Anda, saya akan memimpin Likud menuju kemenangan besar dalam pemilu mendatang dan kami akan terus memimpin negara Israel untuk pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.


Baca juga: Benjamin Netanyahu Pimpin Partai Likud


Sebagian besar komentator media meramalkan kemenangan Netanyahu tetapi skalanya menjadi berita utama.

Radio pemerintah menggambarkannya sebagai kemenangan ‘besar’ bagi Netanyahu.

Surat kabar sayap kiri Haaretz menggambarkannya sebagai pertempuran antara ‘kebijaksanaan’ pendukung Saar dan ‘kesetiaan suku’ dari kamp Netanyahu.

Hasil itu juga mencatat keengganan bersejarah anggota Likud untuk menggulingkan pemimpin petahana.

"Sejak 1948, Partai Buruh telah mengganti pemimpinnya sebanyak 17 kali," ujarnya. "Likud hanya memiliki empat pemimpin sejak awal Israel, dan hanya dua sejak 1995.

Netanyahu telah memimpin partai selama 14 tahun terakhir secara berturut-turut, dan selama dua dekade secara bersamaan.

Netanyahu dijadwalkan untuk memberikan pidato kemenangan pada pukul 11:00 waktu setempat.

Saar, seorang mantan menteri dilihat, berkampanye dengan menggemakan bahwa Netanyahu tidak lagi mampu memenangi pemilu setelah jajak pendapat yang menemui jalan buntu pada April dan September lalu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More