Jumat 27 Desember 2019, 22:40 WIB

Mentan Semangati Santri Bertani

MI | Nusantara
Mentan Semangati Santri Bertani

ANTARA
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

 

SYAHRUL Yasin Limpo tampil beda saat mendatangi komplek Pondok Pesantren Al Qodiri, di Jember, Jawa Timur, Kamis (26/12). Tidak ada kemeja hijau keabu-abuan atau kemeja putih lengan panjang yang biasa ia pakai di kantor maupun saat berkunjung ke daerah.

Malam itu, ia mengenakan kemeja koko warna putih, lengkap dengan syal di leher dan kopiah hitam di kepala. Namun, Syahrul tetap tampil dan bersuara sebagai Menteri Pertanian.

“Kami berharap kiai, santri dan ulama berperan lebih besar dalam membangun kekuatan persatuan dan kesatuan bangsa melalui sektor pertanian. Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, sekaligus negara agraris, butuh peranan santri, kiai dan alim ulama untuk bersama-sama membangun sektor pertanian,” imbaunya, saat didaulat berbicara di depan santi dan kiai.

Umat Islam, lanjutnya, harus mampu menjaga persaudaraan dan perdamaian. “Presiden Joko Widodo mau melihat rakyatnya makin sejahtera, mau melihat Islam menyatu dengan elemen elemen agama lain, dan tentu saja mau melihat Indonesia lebih maju dan lebih sejahtera.”

Gubernur Sulawesi Selatan periode 2008-2018 itu berharap silaturahim yang ia lakukan ke lingkungan santri itu bisa membawa berkah, kemakmuran dan keberlangsungan kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. “Saya sudah berjanji akan bekerja keras untuk menghadirkan pertanian yang lebih maju. Saya berharap hari ini adalah hari saat bumi, angin, air dan seluruh isi alamnya mampu memakmurkan rakyat Indonesia,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri, KH Ahmad Muzakki Syah berharap kunjungan sang menteri bisa memacu para santri untuk melaksanakan kegiatan bertani. “Kami akan terus membantu dengan doa, sehingga Pak Menteri mampu memajukan pertanian.”

Di Jember, Menteri Pertanian juga melepas ekspor kedelai edamame sebanyak 4 kontainer atau 92 ton senilai Rp2,6 miliar ke Jepang.
Ekspor dilakukan PT Mitra Tani Dua Tujuh, anak perusahaan PTPN X. “Kedelai edamame asal Indonesia sangat disukai masyarakat dunia.
Pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan potensi ekspor ini,” tandasnya. (UA/N-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More