Jumat 27 Desember 2019, 10:40 WIB

Benjamin Netanyahu Pimpin Partai Likud

Melalusa Susthira K | Internasional
Benjamin Netanyahu Pimpin Partai Likud

AFP/Jack Guez
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

 

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu memenangkan pemilihan Ketua Umum Partai Likud, Jumat (27/12). Kemenangan itu memastikan dirinya memimpin partai itu dalam pemilihan umum (pemilu) Israel pada Maret 2020.

Hasil pemilihan diperoleh setelah sekitar 57 ribu anggota Partai Likud memberikan suaranya pada Kamis (25/12).

"Kemenangan besar! Terima kasih kepada anggota Likud atas kepercayaan, dukungan dan cintanya," tulis Netanyahu dalam akun Twitter-nya selang satu jam setelah pemilihan ditutup.

Hasil awal menunjukkan perdana menteri terlama Israel yang menghadapi tuduhan korupsi itu mengalahkan saingannya, Gideon Saar. Berdasarkan prakiraan exit poll, Netanyahu memperoleh dukungan suara sebanyak 71 %, berbanding 29% suara untuk Saar. Adapun penghitungan akhir diperkirakan akan memakan waktu dalam beberapa jam ke depan.

"Dengan bantuan Tuhan dan Anda, saya akan memimpin Likud menuju kemenangan besar dalam pemilihan umum mendatang dan kami akan terus memimpin Negara Israel untuk pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambah Netanyahu.

Baca juga: Roket Ganggu Kampanye Netanyahu

Saar yang merupakan mantan Menteri Pendidikan dan Dalam Negeri Israel kemudian mengakui kekalahannya atas Netanyahu pada Jumat (27/12) pagi.

"Selamat kepada Perdana Menteri atas kemenangannya di pemilihan pendahuluan. Rekan-rekan saya dan saya akan berdiri di belakangnya (Netanyahu) dalam berkampanye untuk keberhasilan Likud dalam pemilihan umum. Kontes ini sangat penting bagi Likud dan karakter demokratisnya," ujar Saar dalam utas Twitternya.

Saar yang dinilai lebih keras ketimbang Netanyahu, mengumumkan tantangan kepemimpinannya di Partai Likud pada bulan lalu, setelah Jaksa Agung Israel mendakwa Netanyahu atas tuduhan penipuan, suap, dan melanggar kepercayaan. Namun, Netanyahu membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya itu.

Netanyahu kini akan tetap menjadi Perdana Menteri Israel hingga pemilu ketiga Israel dalam tempo satu tahun digelar pada Maret 2020.

Sebelumnya, sebuah drama menimpa Netanyahu di kota selatan Ashkelon pada Rabu (25/12) malam. Ia terpaksa dievakuasi sementara dari panggung oleh para pengawal, setelah sebuah sirene serangan udara memperingatkan tentang tembakan roket dari Gaza berbunyi.(AFP/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More