Kamis 26 Desember 2019, 20:44 WIB

Temui Relawan, Gibran Paparkan Lika-Liku Maju Pilkada Surakarta

Widjajadi | Nusantara
Temui Relawan, Gibran Paparkan Lika-Liku Maju Pilkada Surakarta

(Media Indonesia/Widjajadi)
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, saat menemui barisan relawan di Kampung Karangasem, Laweyan, Kamis (26/12).

 

PUTRA Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, makin rajin blusukan ke kampung di tengah penantian rekomendasi sebagai bakal calon wali kota Solo dari DPP PDIP.

"Ya blusukan ini akan terus saya lakukan.Selain memperkenalkan diri, juga sangat baik untuk menyerap berbagai aspirasi dari warga," ungkap ayah dari Jan Ethes dan La Lembah Manah itu usai bertatap muka di rumah relawan Ireng Putih Konco Gibran di Kampung Karangasem, Laweyan, Surakarta, Kamis (26/12).

Menurut bos martabak Markobar itu, banyak aspirasi masyarakat yang dicatat untuk menjadi  masukan. Ada juga yang sifatnya bisa dikonkretkan. Misalnya, permohonan warga untuk kepentingan lingkungan seperti bantuan sound system untuk masjid.

"Jadi yang bisa diselesaikan segera kami selesaikan, serta yang belum kami catat. Seperti jalan rusak, soal pasar, ruang terbuka hijau, fasilitas sosial untuk penyandang disabilitas," imbuh Gibran.

Dalam dialog dan obrolan santai itu ada warga yang menanyakan Gibran mengapa mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota lewat DPD PDIP. Dan suami Selvi Ananda itu pun memberikan kronologis, sebagai pemahaman untuk warga agar mendapat gambaran yang jelas dan tidak keliru.

"Semua saya awali dengan sowan di rumah dinas Loji Gandrung menemui Pak FX Hadi Rudyatmo dan menyatakan keinginan untuk maju sebagai bakal calon wali kota. Saya minta petunjuk kepada Pak Rudyatmo dan langkah-langkahnya seperti apa. Beliau kemudian memerintah saya mendaftar sebagai kader PDIP dan untuk mendapatkan kartu tanda anggota (KTA) di DPC PDIP," terang Gibran.

Seusai mendapatkan KTA PDIP, Gibran kemudian berusaha untuk bisa mendaftar sebagai bakal calon wali kota lewat DPC. Namun ternyata tidak memungkinkan lagi karena masa penjaringan sudah ditutup.

"Saya hanya pegang KTA saja. Saya kemudian konsultasi ke DPD PDIP Jateng dan bertemu dengan senior-senior. Saya nanti bisa mendaftarkan diri di tingkat DPD," urai bos kuliner Chili Pari itu seraya mengatakan dirinya perlu melanjutkan konsultasi dengan DPP PDIP termasuk ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dari pertemuan dengan Megawati, Gibran mendapatkan penjelasan rinci terkait Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan aturan partai PDIP. Ternyata ia masib mendapatkan kesempatan mendaftar lewat DPD PDIP Jateng yang membuka proses pendaftaran dan penjaringan bakal calon.

Gibran berharap warga mendapatkan fakta gamblang dan mampu menepis isu yang mengatakan dia melompat ke Ibu Megawati untuk keperluan pencalonan.

"Jadi semua melalui proses tahapan-tahapan dari Solo, kemudian Semarang, sehingga tidak ada yang dilompati langsung ke pusat," pungkas Gibran.

Dia mengaku sedang dalam penantian rekomendasi dari DPP. PDIP. Dalam penantian untuk memperoleh rekomendasi, ia bersama para bakal calon yang mendaftar di DPD PDIP Jateng sudah mengikuti tes kelayakan dan kepatutan.

Gibran menegaskan, dalam proses menuju pemilihan wali kota Surakarta, dirinya sama sekali tidak merasa ada gesekan dengan FX Hadi Rudyatmo selaku Ketua DPC PDIP Kota.

"Pak Rudyatmo orang yang saya hormati, segani, dan beliau juga sebagai Wali Kota Surakarta berprestasi. Warga di Solo, pendidikan dan kesehatan smeua terjamin semuanya. Saya sangat hormat dengan beliau," tegas dia. (X-15)

 Baca juga: Gibran Sambangi Kediaman Megawati

 Baca juga: Jokowi Persilakan Gibran Masuk Bursa Calon Wali Kota Surakarta

 Baca juga: Gibran Tegaskan Fokus Ekspansi Bisnis

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More