Kamis 26 Desember 2019, 16:05 WIB

Soal Isu Kabinet Retak karena Isu Uighur, Mahfud MD: Omong Kosong

Soal Isu Kabinet Retak karena Isu Uighur, Mahfud MD: Omong Kosong

MI/Ramdani
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah isu keretakan di dalam Kabinet Indonesia Maju.

Dalam cuitan di akun Twitter @mohmahfudmd pada Rabu (25/12), Mahfud mengatakan isu keretakan antara dirinya dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko karena perbedaan pernyataan (statement) diplomasi untuk Tiongkok terkait etnis Uighur hanya omong kosong.

"Omong kosong tentang kabinet retak karena perbedaan statement Mahfud MD dan Moeldoko soal Uighur. Pernyataan kami malah sinkron kok dibilang retak," cuit
Mahfud.

Menurut Mahfud, Moeldoko mengatakan jika pemerintah Republik Indonesia tidak akan mengintervensi dalam urusan Uighur. Sementara Mahfud mengatakan pemerintah melakukan diplomasi lunak.

"Di mana pertentangannya? Saya mengatakan diplomasi lunak justru karena tidak mau intervensi. Klop, kan?" cuit Mahfud dalam Twitternya.

Mahfud mengatakan pemerintah tidak mau mengintervensi karena menganggap soal etnis Uighur adalah urusan pemerintah Tiongkok. Ia menambahkan fakta Indonesia memang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok. "Maka diplomasi dilakukan lunak saja," ujar Mahfud.

Ia mengatakan sudah lama melakukan pendekatan diplomasi lunak ke pemerintah Tiongkok. Terutama dengan cara meminta penjelasan kepada Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian, secara tertutup di kantornya pada 5 Desember.

"Saya undang Dubes China ke Kantor Menko Polhukam dan menyatakan bahwa situasi Uighur mengusik sebagian orang Islam di Indonesia," ujar Mahfud.

Ia pun menantang pihak yang beropini soal keretakan di Kabinet Indonesia Maju untuk membuktikan adanya pertentangan di antara pernyataannya dan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan.

"Coba, di mana pertentangan keterangan saya dengan Moeldoko. Kan sama-sama bersikap tidak akan intervensi. Ibaratnya, kalau saya dan Pak Moeldoko hadir ke sidang kabinet ya sama-sama hadir tapi Pak Moeldoko lewat pintu sebelah barat sedang saya lewat pintu sebelah timur," kata Mahfud. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More