Kamis 26 Desember 2019, 13:55 WIB

Kembali Bahagia dengan Dua Cara Ini

Suryani Wandari Putri | Weekend
Kembali Bahagia dengan Dua Cara Ini

123rf
Kembali bersemangat pascaliburan.

Kembali ke rutinitas kerja setelah liburan panjang kadang terasa berat, bahkan sulit munculkan semangat baru. Agar tetap bahagia saat liburan berakhir, Gretchen Rubin, penulis buku "The Happiness Project" menawarkan dua saran kreatif memulai hari di tahun baru.

Pertama, lakukan liburan kecil. Penelitian menunjukkan tradisi keluarga guna menjalin hubungan bisa dilakukan, misalnya bermain puzzle atau makan bersama.

"Ini memungkinkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersama, lebih menikmatinya, memudahkan untuk menandai berlalunya waktu," kata Rubin yang dilansir dari cbsnews.

Jadi untuk menjaga ikatan yang kuat, Rubin merekomendasikan memulai tradisi baru sepanjang tahun. "Apa yang akan kamu lakukan pada Hari Kabisat? Akan menyenangkan untuk melakukan itu. Cari tahu apa yang akan dilakukan dan kemudian kita bisa melakukannya mulai sekarang," lanjut Rubin.

Ia menambahkan perayaan tahun baru tidak harus liburan besar. Bahkan anda bisa menandai beberapa hari di kalender dengan warna-warna favorit, misalnya hijau atau merah muda agar membuat hari itu merasa istimewa.

Kedua, buat buku foto yang berisikan foto dari liburan. Buku ini bisa menjadi cara mudah menyebarkan kebahagiaan. "Melihat foto-foto, mengingatkan kita akan masa bahagia di masa lalu dan ini salah satu cara terbaik membuat diri kita bahagia," ungkap Rubin.

Ia juga merekomendasikan membuat banyak salinan secara digital, guna disebarkan dalam email maupun media sosial. Album foto itu akan semakin berharga jika kamu kemas menjadi hadiah sederhana bagi teman yang ada di foto. "Apalagi kalau kamu memotretnya, itu hadiah yang luar biasa," tutup Rubin. (m-3)

Baca juga : Manisan Kroasia Ini Jadi Tradisi Natal di Mississippi

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More