Kamis 26 Desember 2019, 13:18 WIB

Pemkab Kubu Raya Kalbar Laksanakan Salat Gerhana

Antara | Humaniora
Pemkab Kubu Raya Kalbar Laksanakan Salat Gerhana

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi: Sejumlah warga melaksanakan shalat Kusuf (shalat gerhana matahari) di Mesjid Agung Baitul Faidzin, Cibinong, Bogor

 

PEMERINTAH Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menunaikan salat gerhana matahari yang dipusatkan di Masjid Al Ishra, komplek kantor Bupati di Sungai Raya, Kamis (26/12).

Sebelumnya, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan sudah mengimbau semua umat muslim di Kubu Raya agar bisa melaksanakan salat gerhana matahari bersama-sama.

"Kegiatan salat gerhana matahari ini sengaja kita laksanakan untuk menjalankan syariat Islam dan perintah Rasulullah SAW. Ini merupakan salah satu kejadian langka, sehingga salat gerhana matahari cincin ini mungkin kita lakukan sekali sumur hidup, karena siklusnya itu bisa mencapai 300 tahun," kata Muda Mahendrawan.        

"Kita juga mengimbau semua umat muslim yang ada di lingkungan SKPD Kubu Raya untuk bersama-sama melaksanakan salat ini. Nah, untuk di Kubu Raya, kita pusatkan di Masjid Al Ishra yang ada di kantor bupati," tuturnya.

Seperti diketahui, menurut rilis dari LAPAN, ada 8 daerah di Indonesia yang dapat melihat fenomena gerhana matahari cincin. Selain Siak, Riau dan Singkawang di Kalbar, terdapat juga daerah di Padang Sidempuan dan Sibolga di Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi Siang Hari Ini

Namun, masyarakat diminta untuk tidak melihat gerhana matahari cincin dengan mata telanjang karena intensitas cahaya matahari yang kuat bisa merusak mata. Gerhana matahari cincin adalah fenomena ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari, serta bulan berada pada titik terjauh dengan bumi. Inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil daripada matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya.

Wilayah lain di Indonesia juga akan melihat gerhana matahari sebagian yang bisa dilihat di daerah Sumatra Selatan dan Pulau Jawa dengan penglihatan 70-80%. Sementara itu wilayah lain di Indonesia dapat melihat gerhana sebagian dengan porsi tertutupnya matahari hingga paling sedikit 20% di wilayah selatan Papua.

LAPAN juga akan melakukan kegiatan untuk menyambut fenomena tersebut dengan pusat kegiatan pengamatan di Kabupaten Siak, Kampung Bunsur, Riau dan Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Di Siak, gerhana matahari cincin akan dimulai pukul 12.15 WIB, memasuki fase puncak pada pukul 12.17 WIB dan berakhir pada pukul 12.19 WIB, menurut rilis dari LAPAN.

Sementara itu, untuk Kota Singkawang, Kalimantan Barat gerhana matahari cincin akan bisa terlihat sebagian sekitar pukul 10.43 WIB. Untuk daerah Jawa, di Jakarta gerhana matahari parsial akan dimulai pukul 10.43 WIB dan di Surabaya gerhana akan dimulai sekitar pukul 11.03 WIB.

Untuk daerah lain di Kalbar masih dapat melihat gerhana matahari cincin ini, namun tidak sebaik jika dilihat di Kota Singkawang.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More