Kamis 26 Desember 2019, 11:47 WIB

Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi Siang Hari Ini

Indriyani Astuti | Humaniora
Puncak Gerhana Matahari Cincin Terjadi Siang Hari Ini

ANTARA/Rezza Estily
Peristiwa gerhana matahari cincin terlihat jelas di Lapangan Sepakbola Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Lampung pada 2009.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa masyarakat Indonesia dapat melihat fenomena gerhana matahari cincin (GMC) yang akan berlangsung pada hari ini di sebagian wilayah Sumatera dan Aceh.

Deputi bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly mengatakan waktu puncak GMC paling awal akan terjadi di Sinabang, Aceh, pukul 11.55 WIB dan berakhir di Tanjung Reder Kalimantan Timur pada pukul 14.10 WITA.

"Gerhana matahari cincin akan melintasi 25 pusat kota/kabupaten," ujarnya melalui keterangan resmi BMKG yang diterima Media Indonesia, di Jakarta, hari ini.

Kota/Kabupaten yang dilintasi GMC yaitu di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam yakni Sabang dan Singkil, di Provinsi Sumatera Utara yakni Sibolga, Pandan,Taruntung, Sidempuan Sipirok, Gunung Tua, dan Sibuhuan, di Provinsi Riau, Pasar Pengairan, Tanjung PInang, Tanjung Balai Karimun, Batam, dan Bandar Sri Bentan, lalu di Provinsi Kalimantan Barat yakni Mempawah, Singkawang, Sambas Bengkayang, Putussibau, di Provinsi Kalimantan Timur Tanjung Redep, dan Kalimantan Utara Selor.

"Metode mengamati GMC antara lain teleskop, video streaming, atau masyarakat bisa mengakses laman BMKG," tukasnya.

Gerhana Matahari Cincin adalah peristiwa terhalangnya hampir semua bagian tengah piringan matahari oleh piringan bulan, sehingga saat puncak gerhana matari yang terlihat dari bumi seperti cincin.

Menurut BMKG, durasi cincin terlama di Selat Panjang, Riau 3 menit 38,9 detik. Sementara itu lokasi di permukaan Bumi yang durasi cincinnya paling lama atau disebut 'Greatest Duration' (GD) berada di Selat Karimata dengan durasi cincin mencapai 3 menit 40,0 detik.(Ind/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More