Kamis 26 Desember 2019, 11:42 WIB

Kasus Suap Gula Impor, KPK Panggil Direktur PTPN Holding

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Kasus Suap Gula Impor, KPK Panggil Direktur PTPN Holding

MI/Susanto
Logo KPK di Ruang Gedung KPK, Jakarta.

 

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupai (KPK) memanggil Executive Vice President Comercial Director PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding Madya B Prastyawan.

Menurut jadwal pemeriksaan KPK pada Kamis (26/12), Madya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap distribusi gula di PTPN III untuk tersangka Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana.

KPK total telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus tersebut yakni pengusaha Pieko Nyotosetiadi, Direktur Utama PTPN III Dolly Pulungan, dan Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana. Pieko Nyotosetiadi adalah pemilik dari PT Fajar Mulia Transindo dan perusahaan lain yang bergerak di bidang distribusi gula.

KPK menduga ada pemberian hadiah atau janji senilai US$45 ribu sebagai fee terkait distribusi gula di PTPN III (Persero) tahun 2019 dari Pieko kepada Dolly dan Kadek.

Sebagai yang diduga menerima, Dolly dan Kadek disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Pieko yang diduga sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Dhk/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More