Rabu 25 Desember 2019, 20:46 WIB

Paus Berdoa Untuk Perdamaian Dunia dalam Pesan Natalnya

Ghani Nurcahyadi | Internasional
Paus Berdoa Untuk Perdamaian Dunia dalam Pesan Natalnya

AFP/Handout dari vatican Media
Pesan Natal Urbi et Orbi dari Paus Fransiskus di Perayaan natal 2019

 

PAUS Fransiskus mendoakan perdamaian di sejumlah titik konflik di dunia dalam pesan Natalnya di Vatikan, Rabu (25/12).

Pemimpin umat Katolik dunia itu merujuk sejumlah negara yang masih bergejolak dalam pesan Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia) di monen perayaan natal. Paus menyinggung konflik di Timur Tengah, Venezuela, Lebanon, dan beberapa konflik bersenjata di negara-negara Afrika.

"Semoga Natal membawa cahaya bagi anak-anak yang masih menderita karena perang dan konflik di Timur Tengah dan sejumlah negara di dunia. Semoga Natal memberikan kehangatan bagi warga Suriah tercinta yang masih mengalami kekerasan di negaranya dalam satu dekade terakhir," kata Paus.

Ia pun meminta komunitas internasional untuk segera menemukan solusi agar semua orang yang masih berada dalam perang dan konflik bisa hidup dalam damai dan aman.

Paus juga menekankan perlunya resolusi krisis di Lebanon agar warga negara disana bisa hidup berdampingan dalam harmoni.

Baca juga : Paus Fransiskus Pimpin Misa Malam Natal di Vatikan

Paus berusia 83 tahun asal Argentina itu menyebut, akibat konflik di Timur Tengah, terutama di Irak dan Yaman, banyak orang yang harus berjuang untuk hidupnya.

"Tapi mereka tidak menyerah, sembari menunggu datangnya kedamaian, keamanan, dan kesejahteran," ujarnya.

Di Kawasan Asalnya, Amerika Selatan, Paus menyebut banyak negara yang masih berjuang dalam pertikaian politik, seperti Venezuela. Krisis di kawasan itu memicu kemiskinan yang bersinggungan dengan harga diri warga negaranya.

Di Eropa, Paus mengingatkan, perlu adanya upaya untuk menjaga perdamaian di Ukraina.

Sedangkan di Afrika, Paus dengan tegas mengecam serangan terhadap umat kristiani di benua tersebut dan berdoa atas jatuhnya korban akibat konflik, bencana alam, dan penyakit mematikan di benua termiskin di dunia tersebut.

Paus mendesak adanya tindakan nyata dari upaya persekusi yang diterim oleh para misionaris dan umat kristiani di Afrika, terutama bagi mereka yang diculik dan menjadi korban dari kelompok ekstremis di Burkina Faso, Mali, Niger, dan Nigeria.

Baca juga : Trump Tanggapi Santai Ancaman "Hadiah Natal" dari Korea Utara

Doa Paus juga ditujukan kepada para pengungsi yang menantang bahaya saat melintasi lautan ke Eropa untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layang.

"Mereka mengungsi karena tindakan tidak adil, sehingga rela melintasi padang pasir dan lautan yang ternyata hanya jadi kuburan bagi mereka. Merupakan sebuah tindakan ketidakadilan yang membuat mereka menerima kekerasan yang tidak bisa diutarakan, memperbudak, dan menyiksa mereka seccara tidak manusiawi dalam kamp tahanan," tutur Paus.

"Merupakan tindakan ketidakadilan yang memaksa mereka pergi dari tempaat yang sebelumnya mereka taruh harapannya untuk kehidupan yang lebih baik. Tapi, mereka justru menemukan ketidakpedulian semua orang," imbuh Paus.

Pesan Urbi et Orbi Paus juga ditujuka bagi wilayah timur Republik Dmeokratik Kongo yang terus didera konflik selama seperempat abad terakhir.akibat kehadiran milisi bersenjata lokal dan asing.

"Semoga (Jesus) memberikan kedamaian bagi mereka yang tinggal di timur Republik Demokratik Kongo yang didera konflik berkepanjangan," pungkas Paus. (AFP/OL-7)

Baca Juga

AFP

AS Catat Rekor Kasus Covid-19 Tertinggi 2 Hari Berturut-turut

👤MI 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:50 WIB
AMERIKA Serikat mencatat rekor jumlah kasus covid-19 harian baru tertinggi untuk hari kedua secara berturut-turut pada Sabtu...
AFP

Trump Siap Lakukan Serangan Terakhir di New Hampshire

👤MI 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:30 WIB
PRESIDEN Donald Trump berusaha menyaingi lawannya dari Partai Demokrat, Joe...
Dok. Istimewa

Pemimpin Senior Al-Qaeda Tewas

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:10 WIB
PASUKAN keamanan Afghanistan telah menewaskan Abu Muhsin al-Masri, seorang pemimpin senior Al-Qaeda yang berada di daftar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya