Rabu 25 Desember 2019, 19:54 WIB

Pesan & Doa untuk Jokowi dari Jemaat GKI Yasmin & HKBP Filadelfia

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Pesan & Doa untuk Jokowi dari Jemaat GKI Yasmin & HKBP Filadelfia

MI/Tri Subarkah
Ibadah jemaat GKI Yasmin dan KHBP Filadelfia di Silang Monas, Jakarta

 

JEMAAT Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia, Bekasi, kembali melaksanakan ibadah Natal di silang Monas, seberang Istana Merdeka. Ini merupakan tahun kedelapan sekaligus ibadah dwimingguan ke-209 bagi jemaat kedua gereja.

Juru bicara kedua jemaat gereja, Jayadi Damanik, menolak ibadah di seberang Istana Merdeka itu disebut sebagai suatu bentuk protes terhadap Presiden Joko Widodo.

"Harapan kita karena dia (Jokowi) bisa melihat dengan mata dan melihat dengan hati, 'Oh ada warga negara yang begini,' tolong lah diselesaikan. Tidak susah kok kalau Presiden Jokowi bisa merespon seperti ini, tidak susah," kata Jayadi di lokasi, Rabu (25/12).

Sampai saat ini, kedua jemaat gereja tersebut masih belum bisa beribadah di gereja masing-masing. Bagi GKI Yasmin, alasannya adalah belum mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pendirian tempat ibadah mereka di Bogor. Sedangkan bagi HKBP Filadelfia, eksistensi mereka ditolak oleh sejumlah warga Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Jayadi meminta baik pemerintah pusat maupun daerah tidak saling melempar tanggung jawab.

Baca juga : Momen Natal, Peran Pemerintah Dinanti Jamin Kebebasan Beragama

Di satu sisi, lanjut Jayadi, pemerintah pusat melihat bahwa kewenangan sepenuhnya ada di pemerintah daerah. Sementara di sisi lain, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.

"Itu kan sebenarnya ketegasan dari pejabatnya, jadilah negarawan, jangan jadi politisi," tegas Jayadi.

Dengan dilaksanakannya ibadah di dekat Istana Merdeka, Jayadi berharap pemerintah dapat sungguh-sungguh menangani persoalan terhadap intoleransi.

"Tidak hanya untuk umat Kristiani, tapi juga agama lain. Ada juga rumah ibadah saudara-saudara kita beragama Muslim yang kesulitan menjalankan ibadahnya di masjidnya sendiri," katanya.

Selain itu, ia juga berharap agar Jokowi dapat menyelesaikan persoalan tersebut di periode kepemimpinnnya yang kedua.

Baca juga : Markus Nari hingga Soetikno Soedarjo Rayakan Natal di KPK

Perayaan Natal kedua jemaat tersebut juga dihiasi oleh 'pohon Nata' yang dibalut dengan kain batik. Di pohon tersebut, terdapat beberapa kartu ucapan berisi harapan para jemaat.

"Harapannya Gereja HKBP Filadelfia dan GKI Yasmin bisa mwrayakan Natal di gerejanya sendiri," bunyi salah satu kartu ucapan.

Jemaat bernama Valdo menulis, "Jangan menyerah, Tuhan akan memberikan kekuatan."

Sedangkan salah kartu ucapan berbunyi, "Doa mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin." (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More