Rabu 25 Desember 2019, 18:45 WIB

Bosscha Ajak Masyarakat Nonton Bareng Gerhana Matahari Cincin

Depi Gunawan | Nusantara
Bosscha Ajak Masyarakat Nonton Bareng Gerhana Matahari Cincin

MI/Depi Gunawan
Peneliti Observatorium Bosscha menunjukan daerah yang akan dilintasi gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada Kamis, 26 Desember 2019

 

OBSERVATORIUM Bosscha Lembang bersiap menyambut gerhana matahari cincin (GMC) yang akan melintasi wilayah Indonesia pada 26 Desember 2019.

Untuk menyambut fenomena itu, Observatorium Bosscha sudah menentukan tempat untuk menyaksikan GMC bersama masyarakat di Lapangan Sinapeul dengan menyiapkan layar lebar karena akan ada live streaming gerhana dari Tanjungpinang.

"Untuk persiapan besok, kita juga akan menyediakan beberapa alat pengamatan di antaranya teropong, venuscope, serta beberapa kaca mata gerhana yang bisa digunakan oleh pengunjung ataupun masyarakat," ungkap peneliti Observatorium Bosscha, Agus Triono Puji Jatmiko, di Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/12).

Untuk itu, dia mengajak masyarakat Bandung serta wisatawan untuk bersama-sama menyaksikan GMC. Meski demikian, Agus berharap masyarakat tidak datang sekaligus supaya tidak terjadi penumpukan massa karena diprediksi bakal ada sekitar 1.000 orang yang datang.

"Harapan kami masyarakat bisa pilih-pilih waktu karena gerhana besok cukup panjang durasinya dari pukul 10.46 WIB hingga puncaknya terjadi pukul 12.38 WIB," terangnya.

Di wilayah Bandung, sekitar 70% pancaran sinar matahari akan tertutup oleh bulan sehingga akan terlihat seperti matahari sabit. Namun begitu, pengamatan akan terganggu apabila kondisi cuaca kurang mendukung.

"Intinya, selama matahari enggak tertutup awan atau mendung, masyarakat bisa melihat visual gerhana," katanya.


Baca juga: Korban Tergulung Ombak di Pantai Payangan Ditemukan Meninggal


Wilayah Indonesia akan kembali kebagian gerhana matahari total pada 20 April 2023. Namun, gerhana mendatang hanya akan melewati Indonesia bagian timur seperti Kupang dan Papua, serta Timor Leste.

Sebagai infomasi, GMC terjadi ketika bulan menutupi pusat matahari, meninggalkan tepi terluar matahari membentuk 'cincin api' atau annulus diamati dari permukaan bumi. Fenomena GMC terakhir kali teramati dari sebagian wilayah Indonesia pada 26 Januari 2009.

Gerhana matahari cincin besok akan terlihat di sejumlah negara Asia seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Lanka, Malaysia, Indonesia, Singapura, Kepulauan Mariana Utara, dan Guam.

Khusus di wilayah Indonesia, daerah yang akan terlintasi GMC di antaranya Kabupaten Simeulue, Padang Sidempuan, Batam, sebagian Provinsi Riau, Singkawang, dan Tanjung Selor. Sementara sebagian daerah lain hanya dapat menyaksikan sebagai gerhana sebagian.

Pada saat gerhana matahari, masyarakat diimbau tidak mengamati secara langsung ke arah matahari dengan mata atau alat bantu optik seperti binokuler maupun teleskop. Sebab, intensitas cahaya matahari yang tinggi dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan retina mata jika ditatap terlalu lama, bahkan dapat mengakibatkan kebutaan permanen. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More