Selasa 24 Desember 2019, 21:05 WIB

Polresta Tangerang Amankan Sembilan Senjata Api Ilegal

Antara | Megapolitan
Polresta Tangerang Amankan Sembilan Senjata Api Ilegal

Antara
senjata api ilegal

 

SATUAN Reserse Kriminal Polresta Tangerang mengamankan sembilan pucuk senjata api ilegal dan ratusan butir peluru tajam dari seorang pria berinisial EC (42) di Perum Puri Asih, Pasar Kemis Tangerang, Selasa (24/12).

''Tersangka EC diduga kuat merupakan pelaku yang memperjualbelikan senjata api ilegal. Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Tangerang,'' kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi.

Edy mengatakan, senjata api ilegal itu ditemukan di kediaman tersangka EC di Perum Puri Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis,
Kabupaten Tangerang.

Sementara itu Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, EC memperjualbelikan senjata api jenis Makarov seharga Rp11 juta hingga Rp13 juta.

Informasi jual-beli itu, kata Ade, kemudian terendus polisi yang langsung melakukan penyelidikan.
 
''Setelah mengumpulkan bahan keterangan, kami kemudian melakukan penangkapan,'' kata Ade.

Menurut Ade, dari tangan tersangka, diamankan barang bukti berupa dua pucuk senjata api jenis Makarov T16, satu pucuk senjata api jenis Makarov T11, dan dua pucuk senjata api jenis Makarov T16 yang masih dalam proses perakitan.

Selain itu juga ditemukan satu pucuk senjata api jenis Ecoll Special 99 yang juga masih dalam proses perakitan, satu pucuk senjata api jenis Black Gun 917 yang masih dalam proses perakitan, serta satu pucuk senjata api revolver yang juga masih dalam proses perakitan.    

''Kami juga menemukan satu pucuk airsoft gun jenis KWC Makarov,'' ujar Ade.

Selain senjata api, kata Ade, polisi juga menemukan delapan unit selinder peluru revolver, 252 butir peluru tajam kaliber 9 milimeter, dan 39 peluru hampa kaliber 9 milimeter.

Dikatakan Ade, tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun
penjara.

Tersangka, kata Ade, diduga telah membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai, menyimpan, dan menyembunyikan senjata api tanpa izin.

''Kasus ini menjadi atensi dan terus kami telusuri jejaring dan sindikatnya,'' kata Kapolresta Tangerang. (OL-11)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Pernyataan tak Ada Klaster di Petamburan Dinilai Terlalu Prematur

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 25 November 2020, 08:54 WIB
"Pernyataan itu tidak bertanggung jawab. Itu terlalu prematur untuk mengatakan tidak ada klaster dari massa Rizieq Shihab di beberapa...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Tingkatkan SDM, Pemprov DKI Dukung Program Seribu Sarjana

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 November 2020, 06:49 WIB
Pemprov DKI Jakarta mendukung program tersebut karena bertekad terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, antara lain melalui sektor...
Diskominfotik DKI

Anies Lantik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 25 November 2020, 06:10 WIB
Pemerintahan modern selalu mengedepankan prinsip keterbukaan informasi, khususnya dalam perumusan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya