Rabu 25 Desember 2019, 01:15 WIB

Masuk Musim Hujan, Segera Cek Kondisi Ban Mobil

M. Bagus Rachmanto | Otomotif
Masuk Musim Hujan, Segera Cek Kondisi Ban Mobil

Ilustrasi
Masuk Musim Hujan, Segera Cek Kondisi Ban Mobil

MASUKI bulan September, beberapa wilayah Indonesia sudah diguyur hujan. Sebagai warga yang selalu menggunakan kendaraan pribadi, sudah layaknya mempersiapkan kendaraan agar lebih aman digunakan saat musim penghujan.
 
Salah satu komponen yang wajib diperiksa adalah ban kendaraan. Pasalnya karena hanya komponen ini yang bersentuhan dengan jalanan, serta punya tugas menopang beban kendaraan, sekaligus menentukan arah.
 
"Kontak ban yang kecil harus dimaksimalkan, namun saat hujan bidang kontak akan lebih kecil lagi. Salah satu yang harus diperhatikan yakni ketebalan tapak ban," buka Rudy Novianto, indstruktur dari Sentul Driving Course.

Minimum ketebalan adalah dua milimeter sebelum menyentuh TWI (tread wear indicator). Usahakan tapak ban tidak sampai rata dengan TWI, yang berupa tonjokan garis pada ban.
 
"Kalau saat kondisi kering hal itu tidak masalah, tapi saat hujan itu bisa bikin repot," sambungnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Mus Mulyadi Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, menjelaskan, tentang kondisi ban mobil yang aman untuk digunakkan.
 
Menurutnya, semua produk ban sudah dilengkapi dengan indikator keausan atau Tread Wear Indicator (TWI). TWI adalah batas akhir pemakaian, yang punya ketinggian (ketebalan) 1,6 milimeter. TWI ini dilambangkan dengan gambar segitiga pada sisi ban.
 
Mus mengatakan, Jika kondisi ban telah menyentuh batas akhir pemakaian (TWI), sebaiknya segera diganti karena sudah tak aman. Saat hujan, ban dengan kondisi seperti ini sudah tidak bisa membuang air dengan sempurna, atau disebut aquaplaning (kehilangan traksi pada aspal).
 
Selain itu, ban mobil yang telah melebihi batas akhir pemakaian, pada kecepatan 60 km per jam hanya mampu mengalirkan 4 liter air per detik, selebihnya tidak terbuang dan membuat ban berada di atas permukaan air.
 
Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan mobil tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur.
 
Mulai sekarang perhatikan kondisi ban mobil Anda, apabila sudah melebihi batas akhir pemakaian (botak), sebaiknya berhati-hati dan perhatikan kecepatan mobil Anda. Agar bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
 
Maka hal yang sama juga berlaku untuk sepeda motor, tentu ketebalan ban jadi penting, karena motor hanay ditopang sepasang roda saja. Keseimbangan motor yang terganggu, bukan tak mungkin jadi penyebab kecelakaan.  (Medcom/OL-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More