Senin 23 Desember 2019, 18:40 WIB

Penghijauan di Hulu Sungai Mutlak Diperlukan

Bayu Anggoro | Nusantara
Penghijauan di Hulu Sungai Mutlak Diperlukan

MI/Bayu Anggoro
Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, saat acara penanaman pohon di DAS Citarum, Jabar, Senin (23/12).

 

DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat menginisiasi perbaikan hutan secara maksimal. Hal ini dirasa penting mengingat lingkungan sebagai salah satu permasalahan yang harus segera diselesaikan khususnya terkait lahan kritis di Daerah Aliran Sungai Citarum.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, mengatakan, penanaman pohon di lahan kritis menjadi hal utama yang harus dilakukan. Selain itu, fungsi semula sebagai resapan harus dikembalikan semaksimal mungkin.

"Kami akan menginisiasi gerakan menanam pohon," kata Ono saat menggelar Hajat Lembur di Desa Cibodas Kelurahan Pasir Jambu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jabar, Senin (23/12).

Acara yang bertemakan 'Mewariskan Budaya Luhur di Hari Ibu' ditandai dengan penanaman pohon serentak yang merupakan komitmen dari PDIP. Menurut Ono, ini merupakan gerakan awal bagi PDIP untuk mewujudkan Leuweung Padjajaran, simbol mengembalikan keasrian dan kealamian tanah di Jabar.

Pada kegiatan puncak, kata Ono, pihaknya akan menanam ribuan pohon, yang 89 di antaranya merupakan endemik asli Jabar.


Baca juga: Menjaga dan Melestarikan Produk Khas Klungkung


"Pada gerakan 222 mendatang, seluruh jajaran PDI Perjuangan mulai dari PAC, DPC hingga DPD akan melakukan gerakan nasional menanam pohon, serta membersihkan sungai dan selokan secara serentak. Khusus di Jabar, 10 kota kabupaten di DAS Citarum juga akan melakukan penanaman pohon di wilayahnya masing-masing," katanya.

Uniknya, penanaman pohon ini juga akan dilakukan oleh ibu dan anak sebagai momentum peringatan Hari Ibu.

"Kami memfokuskan soal isu lingkungan dengan melibatkan ibu dan anak dalam penanaman pohon. Bagaimana mengedukasi ibu agar lebih dini memberikan pemahaman pada anak-anaknya tentang lingkungan," katanya.

Ketua Panitia Hajat Lembur, Sofia Yulinar, mengungkapkan, hulu Sungai Citarum menjadi prioritas penghijauan. Besarnya dampak yang ditimbulkan harus disadari semua pihak sehingga penghijauan ini menjadi gerakan nasional.

"Kami ingin melakukan aksi nyata. Turun langsung ke lapangan memberi solusi untuk persoalan lingkungan, khususnya Sungai Citarum," katanya. (OL-1)

Baca Juga

Dok The Learning Farm

Optimisme Petani Cidaun Hingga Sleman di Masa Pandemi  

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:25 WIB
Sektor pertanian memang moncer di saat pandemi, namun dibutuhkan kolaborasi para pemangku kepentingan untuk mengungkit kesejahteraan...
Antara

Ulama : Bisnis Prostitusi Daring di Aceh Meningkat Selama Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:00 WIB
Maraknya dugaan prostitusi daring yang ditawarkan melalui aplikasi media sosial melalui telepon pintar di Aceh, telah menyebabkan keresahan...
MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya