Senin 23 Desember 2019, 13:00 WIB

AirNav Indonesia Operasikan Landas Pacu Ketiga Bandara Soetta

mediaindonesia.com | Ekonomi
AirNav Indonesia Operasikan Landas Pacu Ketiga Bandara Soetta

DOK AirNav Indonesia
Lion Air disusul kemudian SCOOT berhasil mendarat dengan sempurna di Runway 3 Soekarno-Hatta pada hari Jumat, 20/12.

 

Di masa angkutan Natal Tahun Baru ini, AirNav Indonesia juga mengoperasikan secara penuh landasan pacu (runway) ketiga di Bandara
Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (20/12). Pesawat perdana yang
mendarat di runway ketiga ialah maskapai Lion Air JT-373 rute Batam-Jakarta yang mendarat pada pukul 10.00 WIB.

Landasan pacu ketiga yang dibangun PT Angkasa Pura 2 selaku pengelola bandara tersebut memiliki dimensi 3.000 mx60 m. Selain itu, east connection taxiway (ECT) juga telah dioperasikan sejak 16 Desember 2019.

"Di hari kedua masa angkutan Nataru, kami mengoperasikan East Connection Taxiway (ECT) dan runway ketiga secara penuh. Pengoperasian ini akan mengurangi terjadinya antrean pesawat yang ada," terang Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto.

Dijelaskannya, sejak Agustus lalu, runway ketiga telah dioperasikan dengan dimensi 2.500 mx45 m untuk beberapa jenis pesawat tertentu. Kehadiran runway ketiga ini akan melengkapi dua runway yang sudah ada
sebelumnya.

"Runway 1 dan 2 memiliki dimensi yang sama yakni, panjang 3.660 meter dan lebar 60 meter. Adapun konfigurasi jarak antara centerlines runway 1 dan 2 adalah 2.402 meter, sedangkan untuk runway 2 dan 3 adalah 500 meter. Karena itu pengoperasian runway ketiga dan kedua dikategorikan sebagai dependent runway," paparnya.

Novie menyampaikan, pemilihan mode operasional runway ketiga akan
berdasar kepada kondisi traffic, persentase arrival dan departure, serta faktor cuaca sehingga dapat semakin mengoptimalkan kapasitas dan
efisiensi layanan. "Konfigurasi paralel runway yang eksisting semakin
kaya dengan adanya runway baru ini. Prinsip utama kami dalam memberikan
layanan adalah memprioritaskan safety," tuturnya.

Novie menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan maskapai
penerbangan yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta untuk penggunaan
runway ketiga dan east cross taxiway yang baru. "Selain itu sinergi erat dengan AP II, Kementerian Perhubungan dan stakeholder penerbangan lain di Bandara Soekarno-Hatta terus kami jalin untuk mendukung pengoperasian kedua infrastruktur ini secara optimal," pungkasnya. (USH/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More