Senin 23 Desember 2019, 08:25 WIB

DPD Setuju Pemekaran Wilayah Papua

DPD Setuju Pemekaran Wilayah Papua

Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono setuju adanya pemekaran di wilayah Papua namun hanya dua wilayah yaitu di Selatan dan Pegunungan

 

WAKIL Ketua DPD RI Nono Sampono setuju adanya pemekaran di wilayah Papua namun hanya dua wilayah yaitu di Selatan dan Pegunungan. Diharapkan pengelolaan daerah semakin baik.    

"Papua idealnya ada tujuh provinsi melihat cluster berdasarkan budaya dan adat istiadat namun saya pikir dengan kondisi saat ini dua wilayah dulu (dimekarkan) yaitu di Selatan dan Pegunungan," kata Nono dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2019 dan Rencana Kerja DPD RI 2020, di Surabaya, Minggu (22/12/2019) malam.        

Nono mengatakan, wilayah Papua dengan empat provinsi diharapkan bisa mengatur wilayahnya sehingga besaran wilayah dengan besaran persoalan bisa dikelola dengan baik.    

Menurut dia, setelah ada empat provinsi di Papua, akan dievaluasi pelaksanaan pengelolaan wilayah karena ada daerah lain yang juga memerlukan pemekaran yaitu Kalimantan.

"Kalau Kalimantan karena daerah perbatasan, setelah Kalimantan Utara, ada Kapuas Raya yang dimekarkan dari Kalimantan Barat," ujarnya.   

Rencana pemekaran tersebut akan dibahas bersama Dewan Otonomi Daerah terkait masih ada kebijakan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB).   Selain itu DPD RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Papua untuk membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan di wilayah tersebut.    

Letupan di Papua sudah direspons pemerintah melalui tindakan pengamanan dan hukum. Namun itu tidak cukup karena ada permasalahan multi-dimensi yang perlu penanganan komprehensif.

"Urusan di Papua tidak hanya pengamanan dan hukum namun ada masalah sosial, budaya, pendidikan dan kesehatan yang perlu penanganan agar tuntas," ujarnya.    

baca juga: Partai Hanura Bergelut dalam Dualisme Kepemimpinan

Nono menambahkan Otonomi Khusus Papua akan berakhir pada 2021 sehingga perlu dievaluasi apakah diteruskan atau ada Otsus Plus untuk menyelesaikan persoalan di Papua.  Dia menilai letupan di Papua berawal dari hal-hal berbau rasis sehingga ketika itu muncul maka bisa membakar tumpukan masalah yang ada di Papua. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

Ketua KPK Benarkan Edhy Prabowo Ditangkap

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 25 November 2020, 08:58 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri dalam pesan singkat membenarkan bahwa K{K menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Terminal 3...
MI/MOHAMAD IRFAN

Istri Edhy Prabowo Disebut Ikut Terjaring OTT KPK

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 November 2020, 08:49 WIB
Saat ini, Edhy bersama beberapa orang yang ditangkap telah berada di Gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Firli Janji Ungkap Detail OTT di KKP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 25 November 2020, 08:43 WIB
KPK menggelar OTT pada Rabu (25/11) dini hari. Beberapa pejabat KKP telah dibawa ke markas Gedung Merah Putih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya