Minggu 22 Desember 2019, 08:45 WIB

Polisi Ringkus Jaringan Narkoba Jakarta-Jawa Barat

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Polisi Ringkus Jaringan Narkoba Jakarta-Jawa Barat

Dok Polda Metro Jaya
Barang bukti narkoba yang diamankan oleh petugas Polda Metro Jaya.

 

DITRESNARKOBA Polda Metro Jaya telah menindak pelaku kejahatan narkotika di sejumlah tempat baik di Jakarta maupun Jawa Barat. Perburuan jaringan narkoba dari 15 Desember hingga 20 Desember lalu.

Laporan yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya disebutkan pada 15 Desember 2019 sekitar pukul 21.00 WIB, Unit 3 Subdit I mendapat informasi dari masyarakat di Jakarta Pusat adanya penyalahgunaan narkoba. Kasubdit 1 beserta Kanit 3 dan anggota melakukan lidik di sepanjang jalan Gunung Sahari tersebut dengan pengamatan dan kecurigaan terhadap terduga bernama Antony Saputra.

Hasil penyelidikan, kasus itu kemudian dikembangkan ke Jl Siliwangi Residence Bandung. Di sana polisi menangkap dua tersangka yang kost di rumah tersebut, yakni Muhamad Reza Maulana, Dian Arfiansyah dan Yadi Rusmayadi alias Black.

Dari hasil olah kejadian perkara, ditemukan satu butir inek di tempat kos tersebut. Polisi kemudian menanyakan asal usul barang tersebut. Dari pengakuan para tersangka, barang tersebut diperoleh dari jaringan Lapas Banceuy.

Polisi kemudian mengembangkan kasus itu ke Lapas Banceuy dengan mengamankan napi Yanyan Setia Bintara dan Asep Budianto.

"Berdasarkan pengembangan yang dilakukan aparat, Asep memiliki kaki tangan dan jaringan di Lapas Garut yang tinggal di Jl Babakan Irigasi. Tim mengejar dan melakukan penangkapan terhadap tersangka Jalaludin, Yoman Crey Louhen dan Hendra di Lapas Garut," demikian Ditresnarkoba  Polda Metro Jaya dalam keterangan resmi, Minggu (22/12/2019).

Dari hasil pengembangan Yoman memiliki kaki tangan yang tinggakl di Bandung. Polisi kemudian menangkap kaki tangan Yoman, Taufik Rachman dengan barang bukti terbatas.

Namun saat tim melakukan pengembangan di rumah kontrak bedengan sampung Jakarta Garden Citu Boulevard Cakung, Jakarta Timur yang didiami Taufik, tersangka melakukan perlawanan. Taufik merebut pistol petugas, namun petugas lain langsung menembak Taufik hingga tewas.

Barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk senpi rakitan jenis Revolber dengan enam anak peluru, satu klip plastik kecil berisi pecahan Inek seberat 0,42 gram tersimpan di dalam kotak kacamata. Kemudian satu klip plastik kecil berisi satu butir Inek seberat 0,84 gram, satu plastik sedang berisi 68 butir Inek berlogo helokity warna ungu seberat 23,41 gram.

Temuan lainnya adalah satu klip plastik kecil berlogo panda warna abu-abu dengan berat 1,19 gram, satu tas di dalamnya berisi sabu dengan berat 3.284 gram, satu klip plastik sedang berisi Inek 109 butir berbentuk tulang dengan berat 38,89 gram.

baca juga: Hujan dan Petir Diprakirakan Terjadi di Jakarta Siang Ini

Barang bukti lainnya adalah satu klip plastik kecil berisi pecahan Inek berat 3,83 gram, satu klip plastik kecil berisi Inek 40 butir seberat 13,70 gram, satu klip plastik kecil berisi pecahan Inek berbentuk tulang seberat 11,65 gram dan satu karung berisi ganja seberat 10 kg. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More