Sabtu 21 Desember 2019, 21:34 WIB

Kemenpora Gelar Literasi Pranikah untuk Pelajar Muhammadiyah

mediaindonesai.com | Humaniora
Kemenpora Gelar Literasi Pranikah untuk Pelajar Muhammadiyah

istimewa/Kemenpora
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh memberi pemaparan pada PKPRT di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.

 

MEMBERI nafkah hanya salah satu bagian kecil pembagian dari tugas rumah tangga dan tak serta merta selesai tanggung jawab. Pengasuhan anak, pendidikan,dan kesehatan adalah hal lain yang harus diperhatikan pemimpin rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Asrorun Ni'am Sholeh, di hadapan ratusan peserta Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) dengan tema 'Penguatan Kesehatan Reproduksi Pemuda' di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Sabtu (21/12).

"Cepat atau lambat fase pernikahan akan dilalui. Persiapan harus dilakukan. Kegiatan ini dalam upaya penguatan dan pematangan sebagai pemimpin individu," ujar Niam

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hafizh Syafa’aturrahman, menekankan konsen organisasi untuk melaksanakan kegiatan yang mengangkat isu yang dekat dengan anak muda seperti persiapan pernikahan, kesehatan remaja, kesehatan reproduksi, bahaya Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) dan berbagai pemecahan problematika remaja lainnya.

Kegiatan itu merupakan seri ke-9 dari 13 lokasi. Dimaksudkan untuk penguatan kesehatan reproduksi pemuda, literasi hukum perkawinan, perlindungan anak dan pengasuhan berkualitas dan psikologi pemuda. 

Acara diikuti ratusan kader IPM dari Jabodetabek dan berbagai daerah seperti Garut dan Serang. Bertindak sebagai narasumber antara lain Rita Pranawati (Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Pusat), Rosdiana (Akademisi Universitas Islam Negeri Jakarta), Prihayati (Fak Ilmu Kesehatan Universitas Prof Hamka Jakarta), dan Desri Astuti (praktisi kesehatan). (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More