Sabtu 21 Desember 2019, 17:10 WIB

Ini Dua Lokasi Wisata Baru di Lembata, NTT

Alexander P Taum | Nusantara
Ini Dua Lokasi Wisata Baru di Lembata, NTT

MI/Alexander P Taum
Suasana di Bukit Cinta Lembata.

 

PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengajak wisatawan domestic untuk menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di sejumlah tempat wisata yang telah dibangun pemerintah. Dua lokasi wisata yakni Pantai Waijarang dan Bukit Cinta selalu dijaga petugas dari Dinas Pariwisata selama liburan Natal dan Tahun Baru.  

"Tidak ada persiapan kusus yang dilakukan di tempat wisata menyambut liburan Natal dan Tahun Baru kali ini. Petugas kami merawat fasilitas di tempat wisata kita dengan baik, mempersiapkan air bersih, dan memastikan semua permainan di lokasi wisata Pantai Waijarang aman dan siap untuk dipergunakan pengunjung," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata Apol Mayang kepada Media Indonesia, Sabtu (21/12).
 
Di dua lokasi yang dibangun pemerintah itu, pengunjung dikenakan tarif Rp2.000. "Untuk  libur Natal dan Tahun Baru, kami masih tetap berlakukan karcis masuk Rp2.000. Tidak ada diskon," ujar Apol Mayang.

Bukit Cinta Lembata menawarkan panorama perbukitan dan pantai yang dapat dinikmati dari ketinggian. Meski menuai banyak protes, pemerintah setempat terus menata lokasi itu. Sejumlah fasilitas seperti tulisan 'Lembata' berukuran raksasa, pondok, arena pentas seni, pelataran sunset serta warung kuliner dibangun di lokasi itu.

Sedangkan di Pantai Waijarang, pengunjung akan disuguhi pantai berpasir putih serta di lokasi pantai itu teduh karena rerimbunan pepohonan. Pengunjung dapat menikmati kesejukan pantai di siang terik yang menyengat sambil menikmati suasana pantai. Di lokasi itu pula pemerintah Lembata membangun MCK, Pondok istrahat dilengkapi permainan anak-anak.

"Diimbau kepada wisatawan domestik agar bisa memanfaatkan spot destinasi wisata di Lembata sebagai tempat refreshing tetapi tetap menjaga keamanan dan kebersihan  serta semua fasilitas yang telah terbangun di lokasi wisata. Sembari juga mohon maaf atas ketidaknyamanan wisatawan di lokasi wisata tertentu yang belum lengkap fasilitasnya," ujar Apol Mayang. (X-15)

Baca juga: Bangkai Kapal Shinpo 16 Ganggu Aktivitas Bongkar Muat di Lembata

Baca juga: Agustinus Nahah, Pekerja Migran Asal NTT ke 117 Pulang dalam Peti

Baca juga: Natal Nasional Partai Golkar 2019 Digelar di Labuan Bajo

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More