Sabtu 21 Desember 2019, 11:00 WIB

ICC Bakal Selidiki Kejahatan Perang di Palestina

Ghani Nurcahyadi | Internasional
ICC Bakal Selidiki Kejahatan Perang di Palestina

AFP/Eva Plevier
Jaksa penuntut ICC Fatou Bensouda

 

MAHKAMAH Pidana Internasional (ICC) berencana untuk menggelar investigasi penuh terhadap tuduhan kejahatan perang di wilayah Palestina. Keputusan itu pun membuat Israel yang tak pernah menandatangi statuta ICC dan Amerika Serikat Berang.

Di sisi lain, Palestina menyambut baik rencana tersebut dan mengatakannya sebagai langkah yang paling ditunggu terhadap penyelidikan awal terkait perang di Gaza yang meletus pada 2014 lalu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut rencana tersebut membuat ICC yang berbasish di Den Hague sebagai institusi politis.

"Saya puas karena kini sudah ada dasar yang kuat untuk memproses investigasi situais yang terjadi di Palestina. Dalam rapat, diduga kejahatan perang telah terjadi di Tepi Barat, Jerussalem Timur, dan Gazam: kata Jaksa ICC Fatou Bensouda.

Sebelum investigasi penuh diluncurkan, Bensouda akan meminta ICC untuk menetapkan batasan terkait jurisdiksinya dalam investigasi tersebut. Hal itu menurutnya karena isu Palestina merupakan isu yang unik dan bakal mendapatkan perhatian besar.

Baca juga : Menlu Bicara Keberpihakan Indonesia kepada Palestina di Unhas

Meski demikian, Bensouda menegaskan, penyelidikan penuh dugaan kejatahan perang di Palestina tak perlu izin dewan juri karena sudah ada referensi dari Palestina yang bergabung ke ICC pada 2015.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menegaskan, negaranya menolak rencana ICC tersebut dan menyebut investigasi itu akan memperlakukan Israel secara tidak adil.

"Kami tidak yakin bahwa Palestina memenuhi kualifikasi sebagai negara berdaulat, sehingga tak bisa mendapatkan status sebagai keanggotaan penuh, pemantau pada organsisasi internasional, entitas, atau peserta konferesni, termasuk di lingkup ICC," katanya.

ICC sebelumnya membuka penyelidikan awal dugaan kejahatan perang dna kejahatan terhadap kemanusiaan pada 2015. Penyelidikan ditujukan pada perang Gaza di 2014. Penyelidikan penuh dari ICC akan menyasar sanksi terhadap individu, bukan negara.

Perang gaza 2014 menewaskan 2.251 warga Palestina yang kebanyakan warga sipil. Di pihak Israel, perang itu menyebabkan 74 orang tewas, mayoritas merupakan tentara. (AFP/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More