Sabtu 21 Desember 2019, 10:15 WIB

Mudik Nataru, Polri Prediksi Lonjakan 40% Mobil di Tol TransJawa

Antara | Mudik
Mudik Nataru, Polri Prediksi Lonjakan 40% Mobil di Tol TransJawa

Mi/Permana
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono

KEPALA Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono memperkirakan terjadi kenaikan arus kendaraan di Tol TransJawa dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah sebesar 40%, pada Sabtu (21/12).

"Banyak masyarakat mudik hari ini. Kenaikan (arus kendaraan) sampai 40%," kata Istiono di Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu.

Untuk memecah kepadatan arus kendaraan menuju ke Jawa Tengah, pihaknya memberlakukan sistem satu arah di Tol TransJawa, dari kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 414 Kalikangkung.

"Satu arah yang kami umumkan kemarin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk merancang mudiknya dengan baik," katanya.

Pihaknya optimistis dengan diberlakukannya kebijakan satu arah, arus mudik Natal-Tahun Baru akan berjalan lancar.

Baca juga : 250 Personel Korlantas Polri Jaga Arus Satu Arah di Tol TransJawa

"Dengan one way rest area jalur A dan rest area jalur B bisa digunakan. Dengan lebih banyak rest area yang dioperasionalkan, maka titik macet di rest area tertentu dapat berkuran," katanya.

Sistem satu arah tujuannya untuk mengantisipasi naiknya jumlah kendaraan para memudik yang bergerak dari arah Jakarta menuju kampung halamannya.

Pihaknya mempersilakan para pemudik yang akan melintasi Tol TransJawa untuk memanfaatkan penerapan sistem satu arah tersebut.

Istiono mengimbau pemudik agar tidak tergesa-gesa mudik ke kampung halaman.

"Kepada para pengguna jalan diharapkan tidak buru-buru, kendalikan kecepatan dengan baik, nikmati perjalanan agar semua berjalan lancar sampai tujuan," katanya.

Situasi di Tol Jakarta Cikampek pagi ini terpantau lancar. Sempat terjadi antrean kendaraan di penghujung Tol Jakarta-Cikampek Elevated karena pertemuan arus kendaraan dari jalur tol bawah dan elevated. Namun secara keseluruhan, situasi di tol tersebut lancar. (Ant/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More