Jumat 20 Desember 2019, 12:33 WIB

Menkominfo Pastikan Konektivitas Palapa Ring di Flores

John Lewar | Humaniora
Menkominfo Pastikan Konektivitas Palapa Ring di Flores

MI/Hillarius Usman Gani
MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kiri).

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melakukan kunjungan kerja ke lokasi akses internet dan Network Operation Center (NOC) Proyek Palapa Ring di beberapa wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kunjungan kerja tersebut merupakan yang pertama sejak dilantik menjadi Menkominfo pada 23 Oktober 2019.

Rangkaian kunjungan ini dilaksanakan guna melihat pemanfataan akses internet yang disediakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Kemenkominfo. Pembangungan akses telekomunikasi merupakan bentuk sinergi antara BAKTI Kominfo dan Operator Seluler, di mana BAKTI Kominfo melengkapi  infrastruktur telekomunikasi yang telah dibangun oleh penyedia jasa telekomunikasi di daerah-daerah 3T (tertinggal, terpencil dan terluar) dan perbatasan di Indonesia.

Baca juga:Menteri Siti Nurbaya : Manggala Agni Harus Diperjuangkan Jadi PNS

Dalam rangkaian kunjungan kerja ini, Menkominfo mengunjungi akses internet di Kantor Kecamatan Reo di Manggarai, Seminari Pius XII di Kissol, Kota Komba, Manggarai Timur, Pusat Kesehatan Masyarakat Labuan Bajo, dan lokasi NOC Palapa ring di Waingapu, Sumba Timur. "Di Provinsi NTT, Bakti telah menyediakan akses internet di 667 lokasi seperti di sekolah, puskesmas, BLK, Pos Lintas Batas Negara (PLBN)," jelas Johnny di Labuan Bajo, Jumat (20/12).

Adapun lokasi Base Transceiver Station (BTS) di provinsi NTT yang sudah on air dan dibangun oleh BAKTI berjumlah 115 BTS. Seluruh BTS tersebut dan pembangunan baru di tahun 2020, akan dimigrasi dan menggunakan teknologi 4G. Selain itu, terdapat NOC Palapa Ring (backbone fiber optic) di 5 wilayah, yaitu Waingapu, Sabu, Baa, Kupang, dan Alor.

Dalam kunjungan pertamanya, Menkominfo disambut oleh para bupati dan para tokoh masyarakat di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Kepala Camat Reo mengungkapkan, kehadiran akses internet di Kantor Kecamatan Reo  sangat bermanfaat bagi kecamatan dalam kemudahan memperoleh informasi serta dalam pelaporan online dimana sebelum adanya internet, pihak kecamatan harus melaporkan ke kantor Kabupaten. Diharapkan dengan adanya pemasangan jaringan internat di kantor camat Roe, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah, cepat dan efisien. Sejalan dengan kunjungan tersebut, dilaksanakan juga pelatihan IT.

"Dengan mensinkronisasikan ketersediaan infrastruktur untuk memastikan aksesibilitas telekomunikasi, keberadaan regulasi yang kondusif, ketersediaan SDM yang unggul, serta dukungan ekosistem digital, pemerintah bertransformasi menuju Digital Nation."

Pemerintah terus mengupayakan pemerataan kondisi tersebut bukan hanya di wilayah Jawa tetapi juga di desa-desa di seluruh Indonesia, sehingga gerak langkah pembangunan dan target-targetnya akan selaras dan dinikmati oleh seluruh penduduk di Indonesia.

Menkominfo mengapresiasi penyedia jasa internet di lokasi kunker ini yang telah turut membantu pemerintah dalam menyukseskan konektivitas digital. Tugas selanjutnya adalah bagaimana infrastruktur ini menjadi connector yang menghubungkan sentra-sentra produksi dan aktivitas usaha masyarakat dengan marketplace sehingga ekonomi digital dapat tumbuh dan memberi kesejahteraan serta perbaikan ekonomi bagi masyarakat.

Solusi ekosistem terus dikembangkan oleh BAKTI Kominfo sebagai bagian pendukung dari penyediaan infrastruktur TIK di daerah 3T di Indonesia. Solusi eksositem merupakan kegiatan kolaborasi antara BAKTI, Pemerintah Daerah, dan startup. Tujuan pelaksanaan solusi ekosistem yang dikembangkan BAKTI antara lain: optimalisasi pemanfaatan infrastruktur TIK yang telah disediakan oleh BAKTI, literasi digital terhadap masyarakat, dan mendukung pengembangan ekosistem digital agar tercipta peningkatan demand terhadap internet terutama di daerah 3T.

Solusi ekosistem yang dikembangkan BAKTI meliputi sektor pendidikan, kesehatan, agribisnis (nelayan, kelautan, dan pertanian), pariwisata, e-commerce. Solusi ekosistem dibidang kesehatan telah dilaksanakan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dan startup seperti Halodoc, dan Bidan Sehati yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses informasi dan konsultasi kesehatan.

Pelaksanaan piloting dilaksanakan pada 15 puskemas yang tersebar di 5 kabupaten/kota, yaitu Pasaman Barat – Sumbar, Kep. Mentawai – Sumbar, Sikka – NTT, Manggarai Barat – NTT, dan Seluma- Bengkulu yang dimulai pada Oktober 2019. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menkominfo mengunjungi Puskemas Labuan Bajo, dimana Puskesmas Labuan Bajo merupakan salah satu lokasi piloting program Solusi Kesehatan di Manggarai Barat.

Sejak Oktober 2019, di  Kabupaten Manggari Barat, NTT,  telah terdapat 57 bidan yang sudah memanfaatkan aplikasi Bidan Sehati melalui perangkat teleCTG bantuan dari BAKTI Kominfo. Menurut data yang didapat dari Dinas Kesehatan Provinsi,  34 ibu hamil telah melakukan pemeriksaan menggunakan alat teleCTG. Sedangkan untuk Halodoc, telah terdapat 18 konsultasi online yang dilakukan dari 3 puskesmas lokasi piloting.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri, akses internet telah terbangun di 667 di berbagai sektor yakni 1 lokasi Balai Latihan Kerja, 152 lokasi Kantor Pemerintahan, 7 lokasi Karantina Pertanian, 2 lokasi Keagamaan, 109 lokasi kesehatan, 15 lokasi layanan publik, 3 lokasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN), 375 lokasi sekolah, 3 lokasi wisata. Solusi teknologi yang digunakan dalam penyediaan layanan Akses Internet di NTT adalah 273 lokasi menggunakan VSAT C-BAND, 23 lokasi menggunakan Fiber Optik, 174 lokasi VSAT HTS, dan 197 lokasi VSAT KU-BAND.

Adapun lokasi Base Transceiver Station (BTS) di provinsi NTT berjumlah sebanyak 115 BTS On Air yang tersebar di 13 Kabupaten yakni Alor, yakni  di kabupaten Alor,  di kabupaten Belu, Flores Timur, Kupang, Lembata, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagakeo. Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara. Lokasi Network Operation Center Palapa Ring terdapat di 5 kabupaten yaitu Waingapu, Sabu, Baa, Kupang dan Alor.

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) merupakan badan layanan umum di bawah kementerian komunikasi dan Informatika (kominfo) yang bertanggung jawab melaksanakan pengelolaan pembiayaan kewajiban pelayanan universal dan penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi dan informatika. BAKTI berupaya merealisasikan Nawacita untuk membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. Seluruh program BAKTI dimaksudkan untuk menjangkau wilayah 3T. (Hil/A-5)

Baca Juga

Antara/Raisan Al Farisi

Prediksi BMKG, Berawan Hingga Hujan Dua Hari Mendatang

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:43 WIB
Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Seperti, puting beliung dan hujan lebat disertai...
Dok Bandara YIA Operasional

15 Bandara PT Angkasa Pura I Terapkan Protokol Kesehatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:00 WIB
Tidak perlu ada kekhawatiran dipastikan setelah manajemen telah melakukan protokol kesehatan di seluruh bandara yang...
MI/Susanto

Kemenhub Berupaya Sektor Transportasi tidak jadi Klaster Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 20:00 WIB
Menhub melihat kecenderungan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan semua jenis transportasi akan meningkat pada libur panjang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya