Jumat 20 Desember 2019, 03:40 WIB

100 Emas Dipatok di APG 2020

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
100 Emas Dipatok di APG 2020

ANTARA
Atlet Paragames

MEMPERTAHANKAN gelar juara umum menjadi target Indonesia dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina pada 18-25 Januari mendatang. Jumlah 100 medali emas jadi bidikan untuk bisa mempertahankan gelar yang diraih di Kuala Lumpur pada 2017.

Jendi Panggabean dan kawan-kawan diharapkan bisa menunjukkan performa terbaik dan mencapai target juara umum dengan raihan 100 emas.

"Kita sudah lakukan perhitungan secara kuat dan detail. Kalaupun ada margin of error, itu maksimum 15%. Kalaupun meleset, kita harapkan meleset ke atas," ujar Ketua Kontingen (CdM) Indonesia di APG 2020 Andi Herman di Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Andi mengatakan target tersebut cukup realistis karena Indonesia bakal mengirim kekuatan terbaik untuk mengikuti 16 cabang olahraga yang dipertandingkan/dilombakan.

"Kami turunkan atlet-atlet terbaik. Kami harap mereka bisa tampil maksimal dan membawa Indonesia menjadi juara umum," tuturnya.

Perenang Jendi Panggabean dan pembalap sepeda Muhammad Fadli menjadi atlet yang diharapkan bisa menyumbang emas. Peluang keduanya untuk mempersembahkan emas bagi kontingen 'Merah Putih' terbuka lebar.

Pada APG 2017, Jendi mampu menyabet lima medali emas dari kolam renang. Adapun Muhammad Fadli merupakan peraih emas nomor individual putra C4 4.000 meter Asian Para Games 2018.

"Untuk saya pribadi, target ini memang lumayan berat karena saya harus mempertahankan raihan lima medali emas di APG 2017. Siap tidak siap karena memang dari awal kita ditargetkan untuk juara umum, dan mudah-mudahan bisa tercapai," ujar Jendi yang akan tampil di lima nomor.

"Pesaing terberat ialah pembalap Malaysia. Pasalnya, tim sepeda negeri jiran itu sudah lebih dulu membina para atletnya," kata pelatih kepala tim balap sepeda, Fadhilah Umar.

Pada APG 2019 cabang renang ditargetkan meraih 32 medali emas. Adapun balap sepeda dibebani target 1 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

 

Fokus 10 cabang

Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sports Indonesia (PB ISSI) akan fokus meloloskan atletnya ke Olimpiade 2020. ISSI berharap bisa meloloskan atlet di dua nomor BMX putra dan track spin putri. Dua nama atlet yang akan diandalkan ialah Crismonita Dwi Putri untuk track spin putri dan Bagus Saputra untuk BMX putra.

"Kita melihat peluang di BMX putra dan track spin putri. Bulan depan ada tiga World Cup yang akan kami ikuti, untuk BMX dua dan track spin satu. Bisa dikatakan kami masih berjuang untuk Olimpiade," ungkap Kepala Bidan Pembinaan dan Prestasi PB ISSI Budi Saputra.

Sementara itu, pemerintah fokus ke pembinaan prestasi pada 10 cabang Olimpiade karena anggaran pelatnas terbatas. Hal itu terungkap dalam Seminar Kajian Strategis Penyu-sunan Peta Jalan Peningkatan Prestasi Olahraga yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Rabu (18/12).

Kesepuluh cabang Olimpiade yang harus diprioritaskan tersebut antara lain bulu tangkis, angkat besi, panahan, renang, senam, atletik, dan balap sepeda. (Ant/Des/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More