Kamis 19 Desember 2019, 18:53 WIB

Mengenal Refugia Sang Pelindungi Tanaman Padi

Amiruddin Abdullah Reubee | Humaniora
Mengenal Refugia Sang Pelindungi Tanaman Padi

MI/Amiruddin Abdullah Reubee
Taman refigia di Kabupaten Pidie

 

Petani di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, kini dianjurkan membangun refugia (taman bunga) di lahan sawah mereka. Hal itu
dalam rangka melidungi tanaman padi dari serangan hama penyakit yang menyebabkan kekurangan produksi atau gagal panen.

Refugia adalah tanaman bunga warna warni, guna menghadirkan dan meningkatkan populasi predator atau musuh alami terhadap hama perusak tanaman padi. Berbagai tanaman bunga warna warni itu bisa ditanam pada pematang sawah, pinggiran saluran irigasi atau di tepi sawah.

Koordinator POPT-PHP (Pengamat Organismen Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit) dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh di Kabupaten Pidie, Mahzal mengatakan, pihaknya sekarang sangat gencar melakukan sosialisasi kepada petani. Untuk meyakinkan petani pihaknya mencontohkan pada lahan sawah sekitaran kantor BPP yang ada pada setiap kecamatan di Pidie.

"Setelah melihat manfaatnya, banyak petani mencoba di lahan sawah sendiri. Ternyata mereka merasakan cara ini cukup efektif mengembangkan musuh alami. Karena refugia adalah rumahnya musuh alami. Dengan teknik memperbanyak musuh alami ini, populasi hama penyakit semakin menurun" tutur Mahzal.

Dikatakan Mahzal, sekarang ada beberapa jenis bunga sedang digalakkan untukmembuat refugia di wilayah tugasnya Kabupaten Pidie. Bunga-bunga itu tentu mudah didapatkan di Aceh dan memiliki kegunaan berfariasi.

Diantaranya adalah bunga kenikir kelebihannya bisa untuk meningkatkan populasi laba-laba, bunga tapak katak (bunga serune: bahasa lokal) dan bunga dahlia untuk meningkat populasi parasitoit (lebah). Lalu Bunga Matahari, sangat suka dihinggapi berbagai musuh alami atau meningkatkan populasi Parasitoit dan Predator hama penyakit.

"Ini model yang sangat mencintai keindahan alam dan memelihara keberagaman lingkungan hidup. Dengan cara ini bisa menghemat biaya, yaitu tidak harus menggunakan pestisida kimia yang harganya mahal dan bisa terbunuh berbagai mahluk hidup lain yang bermanfaat di lahan sawah,'' paparnya.

Mahzal menambahkan, beberapa taman refugia yang sudah dibangun BPP, selain dirasakan manfaat oleh petani juga sering dijadikan lokasi pra wedding oleh calon pengantin baru dan tempat swa foto (selfie) kawula muda.

"Seperti di BPP Kecamatan Indrajaya yang lokasinya dekat sawah warga. Petani dan warga sekitar itu mulai merasakan kelebihan refugia.Ini karena keindahan dan manfaatnya cukup besar" tuturnya. (OL-11)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More