Kamis 19 Desember 2019, 17:44 WIB

Pupuk Indonesia Siapkan 1,47 Juta Ton Pupuk Subsidi

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pupuk Indonesia Siapkan 1,47 Juta Ton Pupuk Subsidi

MI/Alexander
Ketersediaan pupuk

 

MENJELANG musim tanam, PT Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak tiga kali lipat dari jumlah kebutuhan.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan, per 16 Desember 2019, stok nasional pupuk subsidi sampai dengan lini IV atau tingkat pengecer mencapai 1,47 juta ton, yang terdiri dari 696 ribu ton Urea, 405 ribu ton NPK, 178 ribu ton SP-36, 122 ribu ton ZA dan 68 ribu ton organik.

"Untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan, kami juga menyediakan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 226 ribu ton yang tersebar hingga ke lini IV. Dengan begitu, jelang musim tanam, ketersediaan pupuk bagi pertanian dapat terjaga," ujar Aas di Jakarta, Kamis (19/12).

Dari sisi realisasi penyaluran sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2019, perseroan telah menyalurkan 8,13 juta ton pupuk bersubsidi.

Angka tersebut sudah mencapai 92% dari total alokasi yang disiapkan tahun ini yakni 8,8 juta ton.

Secara rinci pupuk yang sudah disalurkan terdiri dari 3,56 juta ton urea, 2,28 juta ton NPK, 738 ribu ton SP-36, 909 ribu ton ZA dan 693 ribu ton organik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI fraksi PDIP Sudin menyampaikan dukungan terhadap langkah-langkah Pupuk Indonesia dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

"Kami dukung langkah-langkah yang sudah dilakukan. Ketersediaan pupuk harus dijaga dengan baik. Bagaimana pun caranya, ketika rakyat butuh pupuk, itu harus terpenuhi. Jika dalam pengawasan terjadi penyimpangan di lapangan, harap bisa dilaporkan ke Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida," tutur Sudin. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More