Kamis 19 Desember 2019, 17:26 WIB

Tahun Ini Istiqlal Tidak Sediakan Parkir untuk Jemaat Natal

Antara | Megapolitan
Tahun Ini Istiqlal Tidak Sediakan Parkir untuk Jemaat Natal

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Renovasi Masjid Istiqlal

 

MASJID Istiqlal untuk tahun 2019 ini tidak menyediakan parkir jemaat Natal di Gereja Katedral Jakarta seperti tahun-tahun sebelumnya, karena masih berlangsungnya proses konstruksi renovasi masjid terbesar di Indonesia tersebut.

"Jadi begini, untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Soalnya tahun ini Istiqlal kan lagi direnovasi, jadi saudara-saudara kita yang katolik yang ingin ibadah itu gak bisa parkir kendaraan di Istiqlal," kata Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis.

Abu mengatakan para jemaat gereja untuk tahun 2019 ini tidak bisa masuk ke area parkir dalam kawasan Masjid Istiqlal karena kemungkinan terpakai oleh mobil proyek renovasi.

"Iya gak bisa masuk ke dalam karena kemungkinan ada mobil proyek. Paling di pinggir-pinggir jalan, hanya itu terbatas karena takut menganggu orang lewat karena sempit," katanya.

Abu mengatakan pihaknya telah memberitahu pihak Gereja Katedral jauh-jauh hari, termasuk ketika perayaan Sumpah Pemuda di mana mereka membentuk kepanitiaan bersama.

Kendati demikian, Abu mengatakan pihaknya tetap membantu pengamanan ibadah perayaan natal di Gereja Katedral pada tahun 2019 ini.

"Ya itu seperti biasa. Bedanya, kalau dulu kita bantu jagain mobil, nyebrangin. Kalau ini kan agak susah juga karena pintu Istiqlal yang dibuka yang arah Juanda itu," kata Abu.

Namun, tambah Abu, jika para jemaat ingin memanfaatkan fasilitas masjid, seperti kamar mandi, masih memungkinkan.

"Natal itu kan ada beberapa kali kebaktian, yang datang duluan mungkin mau ngaso bisa di Masjid sambil nunggu jam kebaktiannya. Ya InsyaAllah tahun depan sudah kembali normal," ucap Abu.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More