Kamis 19 Desember 2019, 16:02 WIB

CdM ASEAN Para Games 2020 Berharap Indonesia Juara Umum

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
 CdM ASEAN Para Games 2020 Berharap Indonesia Juara Umum

Istimewa/Kemenpora
Chef de Mission (CdM) Indonesia di ASEAN Para Games 2019, Andi Herman.

CHEF de Mission (CdM) Indonesia di ASEAN Para Games 2019, Andi Herman, menegaskan jika saat ini seluruh atlet telah mengalami peningkatan signifikan setelah melakukan pelatnas sejak Mei silam.

Hal itu diakui Andi saat mengunjungi pelatnas cabor di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/12).

Andi melihat ada peningkatan cukup signifikan yang diperlihatkan para atlet, terutama dari cabang olahraga renang.

“Kita optimistis kita bisa memperoleh hasil maksimal di ASEAN Para Games. Di lihat dari hasil pertandingan tim lawan juga yang sama-sama ketemu di event yang sifatnya single maupun multievent di tempat lain. jadi kita bisa mengukur dan saat ini semua dalam kondisi onfire untuk bisa berlaga di Filipina,” tutur Andi.

Andi pun berharap jendi Panggabean dkk. bisa menunjukkan performa terbaik dan mencapai target juara umum dengan raihan 100 medali emas.

“Kita sudah lakukan perhitungan secara kuat dan detail, kalau pun ada margin error itu maksimum 15 persen. Kalau pun meleset kita harapkan meleset ke atas,” ujarnya.

Andi mengatakan target tersebut cukup realistis karena Indonesia bakal mengirimkekuata terbaiknya dari 16 cabor dan 550 atlet serta ofisial ke Filipina. “Kami turunkan atlet-atlet terbaik dari cabor, jadi kami harap mereka bisa membawa Indonesia menjadi juara umum,” tuturnya.

Andi juga menjelaskan jika kontingen atlet difabel Indonesia akan bertanding di tiga tempat venue, yakni di Manila, Clark City dan Subic. Sepuluh cabor akan dikonsentrasikan di Clark City, yang terdiri dari satu eksibisi dan sembilan medali. Sementara enam cabor di Subic dan satu cabor di Manila. (Ykb/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More