Kamis 19 Desember 2019, 12:16 WIB

Dimakzulkan, Trump Tetap Bawa Dampak Negatif

Andhika Prasetyo | Internasional
Dimakzulkan, Trump Tetap Bawa Dampak Negatif

AFP/Scott Olson/Getty Images
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PEMAKZULAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump oleh DPR AS nampaknya tidak otomatis membawa angin segar bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Ekonom Indef Bhima Yudhisitira mengungkapkan, di level global, perang dagang antara AS dan Tiongkok serta negara-negara lain tidak akan praktis berhenti ketika Trump dimakzulkan dan dilengserkan sekali pun.

Kebijakan Presiden AS ke-45 itu secara tidak langsung telah memunculkan stigma anti-Tiongkok yang sudah cukup tinggi di 'Negeri Paman Sam'.

"Jadi, meski Trump lengser, perang dagang terhadap Tiongkok bisa saja tetap berlanjut. Apa lagi kalau presiden penerusnya masih dari Partai Republik," ujar Bhima kepada Media Indonesia, Kamis (19/12).

Baca juga: DPR AS Tunda Bola Pemakzulan Trump Bergulir ke Senat

Bagi Indonesia, pemakzulan Trump juga membawa dampak yang cenderung negatif.

Hari ini, lanjut dia, aliran dana asing yang keluar dari Indonesia mencapai Rp158 miliar dalam bentuk penjualan bersih saham.

"Apa yang terjadi di AS menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan. Investor cenderung memitigasi resiko dengan mengalihkan ke aset yang lebih aman yakni emas," jelas Bhima.

Pelaku usaha, sambungnya, masih menunggu kelanjutan keputusan Senat yang akan memberikan keputusan final terkait nasib Trump. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More