Kamis 19 Desember 2019, 10:10 WIB

DKI Apresiasi Warga Penjaga Lingkungan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Apresiasi Warga Penjaga Lingkungan

Dok. DLH DKI Jakarta
Kepala DLH DKI Jakarta Andono Warih.

 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada sekolah, masyarakat, pengurus rukun warga (RW) dan pelaku usaha yang telah berpartisipasi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan di Ibu Kota sepanjang 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andono Warih mengatakan pemberian apresiasi itu merupakan amanat UU No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penganugerahan penghargaan diberikan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Ketua Tim Penggerak PKK kepada para pegiat yang berperan aktif dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup.

Andono mengatakan ke depannya menjaga lingkungan menjadi gerakan seluruh lapisan masyarakat. "Ini harus jadi gerakan bersama, saling berkolaborasi, sebagaimana harapan Bapak Gubernur Anies Baswedan," kata Andono di Balai Kota, kemarin.

Andono berharap para penerima penghargaan dapat menjadi pionir bagi orang-orang di sekitarnya. "Kalau semua terlibat, kolaborasi semakin meningkat, lingkungan di Jakarta dapat dikelola sebaik-baiknya," ujar dia.

Jakarta sebagai kota yang menuju City 4.0 dengan pemerintah dan masyarakat, maupun berbagai stakeholder terkaitnya saling berinteraksi dan berkolaborasi dalam menyelesaikan problem kota.

Pemprov DKI berupaya memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang sudah melakukan gerakan dan aksi nyata pengelolaan lingkungan.

"Penghargaan didasari inisiatif dan keinginan masyarakat untuk ikut melakukan pengelolaan lingkungan," katanya.

Dalam acara ini, sebanyak 19 sekolah dianugerahi penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Apresiasi lingkungan juga diterima 8 rukun warga (RW), yang mendapat Penghargaan Program Kampung Iklim. Pemprov DKI juga meng-anugerahi 7 bank sampah dengan penghargaan pengelola bank sampah terbaik dan 1 komunitas meraih penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi DKI Jakarta atas perannya menyelamatkan lingkungan hidup di Kepulauan Seribu.

Pemprov DKI juga memberikan penghargaan kepada 6 restoran dan 6 pengelola gedung atas inisiatifnya mengurangi sampah sisa makanan atau less waste initiative. Sebanyak 3 bengkel uji emisi mendapat penghargaan sebagai pelaksana uji emisi terbaik.

Selain itu, 4 kegiatan usaha dianugerahi penghargaaan atas dukungan dan partisipasi dalam pengelolaan limbah elektronik dan 12 kegiatan usaha diberikan penghargaan Program Penilaian Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) dengan predikat sangat baik tingkat provinsi.

 

Alat ukur polusi

DLH DKI Jakarta juga merekomendasikan pemasangan alat ukur emisi udara, continous emition monitoring system (CEMS) untuk cerobong pembangkit listrik milik PLN.

Rekomendasi itu dikeluarkan setelah dilakukan identifikasi DLH terhadap cerobong-cerobong yang ada di wilayah Jakarta. Tujuannya agar pengelola menjaga baku mutu energi yang dikeluarkan.

"Iya kami evaluasi terus cerobong industri. Kami identifikasi mana yang wajib pasang CEMS. Dari situ maka kami eksekusi untuk menegakkan aturan tersebut. Perusahaan tersebut tergolong wajib memasang CEMS. Jumlahnya delapan cerobong," ungkap Andono.

Andono mengatakan sebagian besar pabrik yang memiliki cerobong berada di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. "Dari delapan yang teridentifikasi harus dipasang, sudah ada empat yang terpasang," ungkapnya.

Andono juga menyebut seluruh cerobong yang saat ini teridentifikasi wajib memasang CEMS adalah cerobong pembangkit listrik milik pemerintah. (J-1)

Baca Juga

ANTARA

Satu Keluarga Ditemukan Tewas Terbakar

👤MI 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 06:20 WIB
KEBAKARAN menewaskan lima orang dalam satu keluarga di Perumahan Bumi Permai Sentosa, Blok 7 Nomor 41, Kampung...
MI/Susanto

Resepsi Mungkin Direstui

👤MI 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 06:10 WIB
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Kamis (22/10) malam menghadiri undangan simulasi penyelenggaraan resepsi...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

622 Ribu Kendaraan Diprediksi Keluar Jakarta Saat Libur Panjang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 22:24 WIB
Distribusi lalu lintas mudik diperkirakan yang akan ke arah Barat dari Jakarta sebesar 28,3%, lalu 23,5% ke arah selatan atau lokal, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya