Kamis 19 Desember 2019, 08:32 WIB

Kanal Pengetahuan Wujudkan UGM Kampus Inklusif

Antara | Humaniora
Kanal Pengetahuan Wujudkan UGM Kampus Inklusif

Antara
UGM menghadirkan lama kanalpengetahuan.ugm.ac.id, sebagai kanal pengetahuan yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

 

UNTUK mewujudkan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai kampus inklusif, kampus yang hari ini genap berusia 70 tahun menghadirkan lama kanalpengetahuan.ugm.ac.id, sebagai kanal pengetahuan yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Kepala Pusat Inovasi dan Kebijakan Akademik (PIKA) UGM, Hatma Suryatmojo dalam penjelasan di Yogyakarta mengatakan kanal pengetahuan dibuat sebagai wujud untuk mengimplementasikan semangat UGM sebagai kampus inklusif.

"Pengetahuan dan informasi yang ada di UGM tidak boleh secara eksklusif hanya diakses oleh mereka yang menjadi bagian dari sivitas akademika UGM. Masyarakat luas memiliki hak untuk memperoleh pengetahuan dari UGM," kata Hatma, Rabu (18/12/2019).    

Ia mengatakan UGM dengan 18 fakultas dan 2 sekolah, serta lebih dari 250 program studi menjadi perguruan tinggi dengan kekayaan disiplin ilmu yang paling luas di Indonesia. Serta gudang dari berbagai ilmu pengetahuan serta informasi yang bermanfaat dan inspiratif.

Dengan mengakses laman kanalpengetahuan.ugm.ac.id, masyarakat dapat menyaksikan konten berita, pendidikan, penelitian, pengabdian, menara ilmu, dokumenter, serta konten seni dan budaya yang diunggah di kanal pengetahuan di masing-masing fakultas.    

Kanal tersebut mulai dikembangkan pada 2016. Kini setiap fakultas telah memiliki kanal pengetahuan beserta tim khusus yang secara rutin mengunggah konten dalam bentuk artikel, infografis, maupun video.    

"Setiap bulannya, masing-masing fakultas mengunggah dua sampai tiga konten," jelas Hatma.

Di samping menjadi sarana untuk membagikan ilmu kepada masyarakat umum, menurut dia, kanal pengetahuan juga menjadi sarana pembelajaran eksternal bagi mahasiswa UGM sendiri.   

"Ini sejalan dengan strategi UGM dalam mengembangan inovasi pembelajaran di kampus dengan memberikan muatan paparan kompetensi global. Serta pembelajaran berbasis visual atau visual based learning," tambahnya.

Hal ini sejalan dengan mandat UGM yang didirikan 70 tahun lalu, yaitu untuk mengembangkan diri sebagai balai nasional ilmu pengetahuan dan kebudayaan, yang menyelenggarakan pendidikan berdasarkan Pancasila, demi kepentingan kemanusiaan dan perkembangan bangsa Indonesia.

baca juga: Terpesona Tarian Bian Lian

Setelah berhasil mengembangkan kanal pengetahuan, UGM kini memiliki kanal TV UGM atau UGM Channel yang khusus menampilkan konten-konten audio visual yang bisa disaksikan secara langsung melalui laman channel.ugm.ac.id. (OL-3)  

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More