Kamis 19 Desember 2019, 07:10 WIB

Pengawas KPK Diyakini Kredibel

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Pengawas KPK Diyakini Kredibel

MI/RAMDANI
Presiden Joko Widodo.

 

PRESIDEN Joko Widodo, kemarin, menyebut sejumlah nama yang diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, hakim Albertina Ho, dan mantan hakim agung Artidjo Alkostar merupakan nama-nama yang secara eksplisit disebut Presiden Jokowi.

"Ada hakim Albertina Ho, itu tapi belum diputuskan, loh ya. Pak Artidjo, saya ingat, tapi lupa, dan belum diputuskan," cetus Presiden dalam diskusi dengan wartawan di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin.

Presiden juga menambahkan nama Ketua KPK jilid I Taufiequrachman Ruki dalam daftar yang diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas KPK.

Terlepas dari nama-nama yang disebut Presiden, sejumlah kalangan berharap dewan pengawas diisi sosok-sosok yang memiliki nyali sekaligus kredibel.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan, berharap Presiden bijak memilih anggota dewan pengawas. Menurut dia, dewan pengawas harus diisi orang-orang kredibel untuk mematahkan argumen tentang upaya pelemahan KPK.

"Kita tunggu saja siapa yang akan diumumkan Jokowi. Semoga kejutan ini baik untuk menjawab kekhawatiran kita terhadap pelemahan KPK," tegas Trimedya dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin.

Tanggapan senada disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, dan Associate Director Kopi Politik Syndicate Todotua Pasaribu. Menurut Ali dan Todutua, sosok-sosok yang kelak duduk di Dewan Pengawas KPK harus merupakan figur 'setengah malaikat' yang sudah selesai dengan urusan dunia. Keberadaan Dewan Pengawas KPK juga diyakini bakal menjawab ketidakadilan dalam pemberantasan korupsi. 

Sumber: Tim Riset MI

 

Sosok bagus

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata ikut angkat bicara terkait dengan nama yang digadang-gadang bakal duduk di dewan pengawas. Ia mengaku sudah mengetahui sejumlah nama yang muncul, termasuk nama Artidjo Alkostar.

"Untuk Pak Artidjo, komitmennya tinggi bagi pemberantasan korupsi. Bagus karena berarti nanti ada banyak hakim di KPK. Ada saya, Pak Nawawi (Nawawi Pomolango), dan Pak Artidjo. Artinya, pengawasannya akan lebih bagus," kata Alex yang kembali terpilih menjadi komisioner KPK periode 2019-2023.

Perihal Taufiequrachman Ruki, Alex menilai dia merupakan sosok yang sudah tidak asing lagi bagi KPK. Ruki pernah menjabat pimpinan KPK dua kali, yakni sebagai ketua pada KPK jilid I dan pelaksana tugas pimpinan di jilid III. "Jadi, ketika ada sesuatu yang berlebihan, dia bisa mengingatkan. Atau kalau ada pimpinan yang mulai melenceng, ada indikasi pelanggaran etik, itu bisa diingatkan," tukas Alex.

Ketua KPK 2016-2019 Agus Rahardjo pun menilai sosok Artidjo memiliki catatan positif dalam pemberantasan korupsi lantaran kerap memberatkan hukuman terhadap koruptor. "Baguslah, kalau Pak Artidjo kita kenal sangat bagus, ya. Pokoknya orang-orang yang kredibel enggak apa-apa," ucap Agus.

Saat menanggapi penyebutan namanya sebagai calon Dewan Pengawas KPK, Taufiequrachman Ruki mengaku belum dihubungi pihak istana. "Secara formal dan informal saya belum dihubungi pihak istana, baik itu Seskab maupun dari yang lainnya," kata Ruki, kemarin.

Namun, Ruki menyerahkan sepenuhnya keputusan siapa yang akan mengisi jabatan di dewan pengawas kepada Presiden.

Komentar senada juga dilontarkan Albertina Ho. "Enggak ada komentar. Itu kan baru disebut-sebut media, biasa toh. Kan Pak Jokowi sebut ada calon dari ini, dari itu, namanya juga calon, toh," ujarnya. (Mal/Dhk/Ssr/Gol/PO/Ant/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More