Kamis 19 Desember 2019, 00:00 WIB

Perbankan Siapkan Rp150 T untuk Kebutuhan Natal dan Tahun Baru

(Ifa/Ant/E-1) | Ekonomi
Perbankan Siapkan Rp150 T untuk Kebutuhan Natal dan Tahun Baru

ANTARA/Aprillio Akbar
Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta.

 

PERBANKAN nasional menyiapkan dana hingga Rp150 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Bank sentral menyediakan sebanyak 1.414 titik layanan penukaran uang di seluruh wilayah Indonesia hingga ke daerah terdepan, terluar, dan terpencil.

"Khusus periode Natal dan akhir tahun 2019, BI memperkirakan kebutuhan uang tunai secara nasional mengalami peningkatan hingga mencapai Rp105,0 triliun atau meningkat 7,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Direktur Departemen Komunikasi BI, Junanto Heriawan, dalam keterangan resmi.

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo mengatakan BRI telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp34,64 triliun. Sebesar 70% atau setara Rp24,25 triliun disiapkan untuk mesin ATM dan sisanya senilai Rp10,39 triliun untuk unit kerja operasional.

Selain memastikan kesiapan uang tunai, perseroan berkomitmen tetap memberikan layanan operasional terbatas pada 24-25 Desember 2019 dan 1 Januari 2020 pada 240 kantor Bank BRI di seluruh Indonesia.

"Unit kerja Bank BRI tetap beroperasi secara terbatas melayani kebutuhan perbankan masyarakat, seperti pembukaan rekening simpanan, penarikan dan setoran simpanan, layanan setoran pinjaman, layanan transaksi money changer, serta layanan complain handling," ujar Hari.

BRI juga akan tetap menjalankan layanan weekend banking seperti biasanya.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Dadang Setiabudi mengatakan pihaknya menyiapkan uang tunai Rp16,9 triliun setiap pekan pada Desember 2019.

Kesiapan uang tunai BNI pada tahun ini disebar melalui ATM sebesar Rp11,5 triliun atau meningkat 13% jika dibandingkan dengan realisasi persiapan uang tunai tahun lalu, dan sisanya di jaringan kantor cabang (outlet) Rp5,4 triliun. (Ifa/Ant/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More