Rabu 18 Desember 2019, 21:09 WIB

Peradi Reformasi Pemilihan Ketua Umum

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Peradi Reformasi Pemilihan Ketua Umum

MI/Ramdani
Juniver Girsang (kanan)

 

HASIL musyawarah nasional luar biasa Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang digelar di Jakarta, Rabu (18/12), memutuskan untuk mengubah AD/ART. Itu berarti pemilihan ketua umum wajib dilakukan secara langsung.

Hasil Munaslub Peradi untuk mengubah AD/ART yang dihadiri 43 DPC se-Indonesia, itu sekaligus menguatkan dan melaksanakan amanat Munas I di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 30 April 2010.

Dengan disepakatinya perubahan anggaran dasar organisasi maka 20 ribu advokat di penjuru Tanah Air dipastikan dapat menggunakan haknya untuk memilih ketua umum Peradi secara langsung.

"Dengan terlaksana pemilihan langsung ketua umum maka polemik permasalahan yang timbul di setiap Munas Peradi, seperti dikuasai oleh kelompok tertentu, tidak akan terjadi lagi," ujar Ketua Umum Peradi Juniver Girsang, Rabu (18/12)

Ia menambahkan, rekayasa dan intrik akan sulit dilakukan jika setiap anggota Peradi memiliki hak untuk memilih secara langsung. Setelah Munaslub di Jakarta, penentu kemajuan organisasi Peradi berada langsung di tangan setiap anggotanya.

"Dengan adanya pemilihan langsung ini kami yakin dan percaya bahwa Peradi menjadi milik dari semua," kata Juniver.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Peradi Pekanbaru Aziun Ansari, menambahkan pemilihan secara langsung merupakan keinginan para advokat di daerah. Perubahan AD/ART diakuinya dapat mencegah cara kotor dalam menentukan calon pemimpin organisasi. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More