Rabu 18 Desember 2019, 13:50 WIB

Tronton Pengangkut Pasir Tabrak Ruko di Cianjur, Tiga Tewas

Benny Bastiandy,Budi Kansil | Nusantara
Tronton Pengangkut Pasir Tabrak Ruko di Cianjur, Tiga Tewas

ANTARA/Ahmad Fikri
Bangunan ruko di Kampung Gekbrong, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, hancur setelah dihantam truk fuso.

 

TRONTON pengangkut pasir bernomor polisi B 9995 BYV berjalan mundur karena tak kuat menahan beban saat melaju di jalan lurus menanjak di Jalan Raya Sukabumi, Kampung Gekbrong, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Kondisi itu mengakibatkan truk menabrak sebuah ruko.

Nahas, tiga dari lima orang penghuni di dalam ruko tak bisa menyelamatkan diri. Mereka tewas tertimpa reruntuhan bangunan dan timbunan pasir yang tumpah. Sementara dua orang penghuni ruko yang lain selamat. Berdasarkan informasi, tronton yang dikemudikan Dendi Sehabudin alias Bedon, 21, melaju dari arah Cianjur menuju ke Sukabumi. Namun saat berada di lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus menanjak, tronton mengalami mati mesin. Diduga kondisi tersebut akibat tronton kelebihan muatan.

Dendi yang saat itu ditemani rekannya, Deden Hasanudin, tak bisa mengendalikan kendaraannya. Truk terus melaju mundur hingga akhirnya menabrak bangunan ruko di sebelah kiri jalan.

"Di dalam ruko terdapat lima orang yang masih satu keluarga. Saat kejadian penghuni ruko sedang tertidur," kata Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Juang Andi Priyanyo, melalui Kasatlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Ricky Adipratama, kepada wartawan, Rabu (18/12/2019).

Lima orang penghuni ruko diketahui bernama Abunawas, 52, Dede Marni, 25, Muhammad Su'eb, 7, Muhammad Haedar, 4, dan Amelia, 1. Abunawas, Muhammad Su'eb, dan Muhammad Haedar, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Dede Sumarni mengalami luka ringan. Sementara Amelia yang masih berusia 1 tahun selamat.

"Tronton dan bangunan ruko mengalami kerusakan," terang Ricky.

Rabu pagi, anggota Satlantas Polres Cianjur mengevakuasi tiga korban meninggal dunia termasuk tronton. Upaya evakuasi membuat arus kendaraan dari arah Cianjur menuju ke Sukabumi maupun sebaliknya sempat tersendat.

"Tadi kami sudah evakuasi korban penghuni rumah sebanyak tiga orang. Satu bapak dan dua orang anak. Sementara anak yang masih kecil selamat. Satu orang lagi mengalami luka ringan," tutur Ricky.

Dugaan sementara, penyebab kecelakaan tunggal itu akibat tronton kelebihan muatan pasir. Namun Satlantas Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Kami sudah lakukan olah TKP termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi dan barang bukti," pungkasnya.

baca juga: Merah Putih Setengah Tiang Akan Dikibarkan di Aceh

Kepala Desa Cikahuripan, Irwan Kustiawan, menambahkan wilayahnya terbilang rawan kecelakaan lalu lintas. Beberapa kali terjadi kecelakaan yang tidak hanya diakibatkan kelalaian pengendara, tapi juga kondisi jalan.

"Kalau dari arah Sukabumi menuju Cianjur, kondisi jalan di wilayah kami karakteristiknya menurun dan lurus. Kalau dari arah Cianjur ke Sukabumi karakteristiknya lurus menanjak," kata Irwan. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More